Pameran Go Art Membuka Kebangkitan Baru, Perupa Jadi Pelita Seni Budaya

- Senin, 11 Oktober 2021 | 12:42 WIB
Pameran sebagai penanda kebangkitan barupara seniman.(suaramerdeka.com / dok)
Pameran sebagai penanda kebangkitan barupara seniman.(suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Berbagai kegiatan luring perlahan-lahan mulai berlangsung dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan secara ketat, termasuk pameran.

Begitu pun pameran seni GoArt Kelompok Termos85 di Leman Art House, di mana 27 perupa menampilkan karyanya pada kegiatan kali ini.

Karya-karya yang dalam kuratorial Hadjar Pamadi masuk dalam pameran representational art, non representational art dan decorative art.

Selain itu, pameran menjadi ajang berkumpulnya para seniman dan pegiat pariwisata, tidak hanya dari Jogja, melainkan juga dari Solo, Magelang, Surabaya, dan Jakarta.

''Pameran ini sangat menginspirasi, GoART menjadi saksi kebangkitan seni dan seniman di kawasan Jogja Timur. Bahkan telah membuka dengan cahaya semangat kebersamaan. Kekuatan yang menyatukan adalah semangat untuk terus berkreasi, saling menguatkan guyub rukun, gotong royong, gayeng bareng keluar dari pandemi dan krisis multidimensi,'' papar Prof Baiquni pada pembukaan.

Baca Juga: Ekspedisi Jelajah Anak Negeri, 19 Mahasiswa di Seluruh Indonesia Ikut Serta

Menurutnya dengan semangat persaudaraan, dikemas kreatif, dan dikelola secara profesional, pameran dapat memberi dorongan dan semangat bagi segenap yang menyaksikan untuk ikut merasakan kebangkitan baru.

Ia berharap gerak langkah maju dan bermutu terus dilakukan, sehingga Yogyakarta menjadi pusat seni budaya bagi Indonesia maupun menjadi pelita harapan baru seni budaya dunia.

Direktur Utama Badan Otorita Borobudur (BOB) Ir Indah Juanita MM saat membuka pameran mengapresiasi Kelompok Termos85.

Dia berharap kelompok-kelompok kreatif seperti itu terus bertahan bahkan bermunculan.

Baca Juga: Prodi Gizi Unnes Latih Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu

Ia juga memaparkan program-program BOB terkait pariwisata dan industri kreatif serta upaya membangkitkan ekonomi di Indonesia, khususnya DIY-Jateng.

Ia sangat antusias mendengarkan dan mencermati karya yang dipajang, meski sesekali bertanya langsung ke senimannya.

Pameran GoART selain menampilkan karya dua dimensi dengan beragam media seperti cat minyak, akrilik, cat air, pensil, ballpoint, digital juga menampilkan karya tiga dimensi.

Pameran yang digelar di Leman Art House, Tegalsari, Bayen, Purwomartani, Kalasan hingga 23 Oktober ini bisa disaksikan setiap hari pada pukul 09.00-17.00.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Puisi Rock - Sebatas Layar

Selasa, 7 Desember 2021 | 08:10 WIB

Puisi Rock - Berlalu Tanpa Esensi

Senin, 6 Desember 2021 | 23:57 WIB

Puisi Rock - Mereka yang Tersesat

Senin, 6 Desember 2021 | 08:03 WIB

Puisi Rock - Bebatuan yang Terlelap

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Besi Kegerahan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Hiruk Pikuk Kepalsuan

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:09 WIB

Puisi Rock - Mendamba Keindahan

Kamis, 2 Desember 2021 | 23:55 WIB

Puisi Rock - Imaji Absurd 2

Kamis, 2 Desember 2021 | 08:18 WIB

Puisi Rock - Mari Kita Bermain

Rabu, 1 Desember 2021 | 08:16 WIB

Puisi Rock - Seandainya

Selasa, 30 November 2021 | 08:04 WIB

Puisi Rock - Imaji Absurd

Senin, 29 November 2021 | 07:48 WIB

Puisi Rock - Dingin

Minggu, 28 November 2021 | 11:31 WIB

Puisi Rock - Selamat Pagi Gelombang

Sabtu, 27 November 2021 | 08:15 WIB

Puisi Rock - Keledai-keledai Kenikmatan

Jumat, 26 November 2021 | 09:10 WIB

Puisi Soft Rock - Esok yang Kedua

Kamis, 25 November 2021 | 23:48 WIB

Puisi Rock - Kedatangan Sunyi

Kamis, 25 November 2021 | 08:13 WIB

Puisi Rock - Puisi Berdasi

Rabu, 24 November 2021 | 08:00 WIB

Puisi Rock - Di Balik Kemegahan

Selasa, 23 November 2021 | 07:53 WIB
X