Sejarah Boy Band yang Terabaikan

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 08:15 WIB
Boy band era now, BTS. (foto instagram: @btsofficial)
Boy band era now, BTS. (foto instagram: @btsofficial)

DUNIA boy band seolah tiada habisnya.

Setiap dekade, selalu hadir boy band yang menjadi idola remaja saat itu.

Akan tetapi para pecinta boy band seakan tidak mau tahu dengan sejarahnya.

Baca Juga: Lagu 80an Musik Kekinian

Mereka (para pecinta boy band) justru fokus pada lagu-lagunya yang easy listen.

Serta tentu saja para personel yang membuat mereka histeris.

Sejarah awal boy band sudah ada sejak akhir abad 19, yaitu dengan munculnya kelompok capellabarbershop.

Baca Juga: Tembang Nostalgia - Aku Begini Engkau Begitu, Lagu yang Kerap Jadi Bahan Olok-olok

Saat itu istilah boy band belum digunakan, dan masih menggunakan kelompok vokal.

Memasuki abad 20, dunia boy band sempat tenggelam.

Kemudian muncul lagi di era 1940 an dan 1950 an.

Namun pada era 1950an muncul kelompok vokal Afrika-Amerika, The Ink Spots.

Kelompok The Ink Spots diklaim sebagai kelompok vokal atau boy band pertama di dunia.

Akan tetapi pendapat lain menyebut, The Beatles sebagai boy band pertama, walau para personelnya memainkan alat musik.

Memang aneh dan rancu jika menyebut The Beatles.

Pasalnya mereka lebih tepat disebut grup band, bukam kelompok vokal atau boy band.

The Jackson 5 (foto: instagram The Jackson 5)

Memasuki tahun 1970an, muncul The Jackson 5 dan The Osmone yang merajai jagad boy band atau kelompok vokal.

Memasuki tahun 1980an, tepatnya tahun 1985, muncul New Kid on The Block (NKOTB).

Sayangnya, boy band asal Amerika ini belum meraup sukses di 1986 lewat album New Kid on The Block.

New Kid on The Block. (foto: instagram New Kid On The Block)

Sukses baru diraih NKOTB saat merilis album kedua, Hangin Tough (1988).

Dari masa ini muncul istilah boy band untuk menyebut kelompok vokal pria.

Istilah itu dihembuskan oleh media.

Berikutnya di akhir 1980an dan awal 1990an menjadi tahun sukses bagi NKOTB.

Mereka bersaing dengan duo vokal kontroversial, Mili Vanili.

Lagu-lagu mereka macam "Step by Step", "Tonight", "I'll be Loving You", "I Need You" menjadi hits radio saat itu.

Nama NKOTB meredup di awal 1990an, maka muncul boy band lainnya Collor Me Bad.

Mereka dikenal lewat hits I Wanna Sex You Up", "I Adore Mi Amor", "Close to Heaven", dan "All 4 Love".

Salah satu lagu mereka "Close to Heaven" sempat diparodikan Project P menjadi "Kop & Heyden" di tahun 1994.

Grup ini telah menjual lebih dari 12 juta rekaman di seluruh dunia, memiliki dua singel hit nomor 1, sembilan hit Top 40 dan album triple-platinum.

Masa di tahun 1990an menjadi tahun subur bagi tumbuhnya boy band.

Sebut saja ada grup Boyz II Men, Backstreet Boyz, Take That, Boyzone, Caught in the Act, Az Yet, hingga Westlife.

Di Indonesia pun juga marak boy band macam Cool Collors, Coboy, dan lain-lain.

Westlife. (foto instagram: Westlife)

Sementara Westlife adalah boy band belakangan yang muncul di akhir 1990an dan langsung meraup sukses lewat hits daur ulang milik ABBA, "I Have a Dream" di tahun 1999.

Sayangnya, pamor mereka hanya bertahan hingga 2003, dan secara perlahan tergeser oleh popularitas boy band asal Taiwan, F4.

F4 (foto: meteorgardenf4)

F4 menjadi terkenal dan digilai remaja cewek saat itu lewat tayangan, Meteor Garden.

Sukses F4 ini tak ubahnya sukses BTS di tahun 2019-2021.

Meski mereka berbeda asal negara.

Salah satu media cetak di kota Semarang, Tabloid Remaja Tren (Suara Merdeka Grup) sampai harus cetak dua kali, lantaran menurunkan laporan utama tentang Meteor Garden dan F4 di tahun 2002.

Usia popularitas F4 juga tidak bertahan lama dan hanya sampai 2004.

Popularitas F4 di Indonesia, kemudian diikuti boy band di Indonesia, Gaul yang digawangi Saipul Jamil dan kawan-kawan.

Selanjutnya belum ada lagi boy band yang hadir menggebrak jagad musik dunia dan kemudian muncul boy band asal Korea, BTS, NCT, dan lain-lain.

Halaman:
1
2
3
4
5

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Boy Group PENTAGON Geser BTS-21 dan BlackPink?

Senin, 24 Januari 2022 | 19:09 WIB
X