Musik Masih Menjadi Program Utama Radio di Kota Semarang

- Sabtu, 11 September 2021 | 16:05 WIB
KPID Jateng (foto: twitter KPID Jateng)
KPID Jateng (foto: twitter KPID Jateng)

Selain jenis program di atas, sisanya mendapatkan porsi yang sangat kecil, yakni talkshow, informasi seputar olahraga dan dunia hiburan, bincang-bincang ringan dengan selingan musik, serta program keagamaan.

Koordinator Bidang Isi Siaran KPID Jawa Tengah, Ari Yusmindarsih mengungkapkan, siaran radio cenderung tersegmentasi.

“Kami ambil contoh radio segmen berita, bisa 95 persen menyiarkan berita. Radio anak muda bisa 99 persen berisi hiburan, terutama musik. Penghitungan ini di luar iklan,” paparnya.

Baca Juga: Cocoklogi di Dunia Hiburan, dari Sambutan hingga Kecaman

Ari menambahkan program talkshow cenderung sedikit karena program talkshow rutin rata-rata hanya disiarkan radio berita/informasi.

Di luar itu hanya dilaksanakan insidental. Bahkan radio anak muda cenderung menyajikan talkshow karena dipandang kurang diminati pendengar muda.

Ketua KPID Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Aulia, menyoroti aspek keragaman konten dalam hasil pemantauan tersebut.

“Diversity of content sangat penting sebenarnya, untuk memberikan tawaran konten yang lebih kaya bagi pendengar. Selain itu juga untuk memenuhi fungsi-fungsi penyiaran yang menjadi tuntutan Undang-undang,” ungkapnya.

Aulia juga merujuk pada Pasal 4 Undang-Undang Penyiaran bahwa penyiaran memiliki fungsi informasi, edukasi, hiburan sehat, kontrol dan perekat sosial, serta fungsi ekonomi dan kebudayaan.

“Kami mendorong agar radio terus meningkatkan kreativitas konten program siaran,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X