• KANAL BERITA

Tunjukkan Identitas Diri dengan Pattern Hijab

Hijabers Semarang Digembleng Pelatihan Desain Hijab

PELATIHAN DESAIN PATTERN: Sejumlah muslimah berhijab mendapat bimbingan membuat desain pattern dari Fashion Desainer Busana Muslim, Dian Pelangi (tiga dari kanan) dan disaksikan Branch Manager Kopi ABC, Arviyani dalam Roadshow Coffeetone X You 2019, Hijab Pattern Design Competition Rosti Café Jl Pandanaran Semarang, Rabu (2/10). (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)
PELATIHAN DESAIN PATTERN: Sejumlah muslimah berhijab mendapat bimbingan membuat desain pattern dari Fashion Desainer Busana Muslim, Dian Pelangi (tiga dari kanan) dan disaksikan Branch Manager Kopi ABC, Arviyani dalam Roadshow Coffeetone X You 2019, Hijab Pattern Design Competition Rosti Café Jl Pandanaran Semarang, Rabu (2/10). (suaramerdeka.com / Maulana M Fahmi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Puluhan muslimah mengikuti workshop membuat pattern (corak desain) hijab menggunakan cat di Rosti Café Jl Pandanaran Semarang, Rabu (2/10). Dalam event Roadshow Coffeetone X You 2019, mereka digembleng kreatifitasnya dalam membuat corak pada hijab.

Fashion Desainer Busana Muslim, Dian Pelangi saat memberikan pelatihan mengatakan meski dengan menggunakan media sederhana, dapat menghasilkan karya pattern yang unik dan indah. Untuk itu, perlu kreativitas bagi desainer dalam membuat pattern. Kreasi pattern pada hijab juga sebagai bentuk identitas diri muslimah. Desain yang unik akan menjadi ciri fashion seseorang dalam memakai hijab.

"Tak ada yang sulit dalam mendesain pattern pada hijab. Bahkan, dengan alat sederhana seperti cotton bath, kita bisa mengkreasikan ragam corak. Kami ajarkan pemanfaatan media sederhana lainnya yang mudah ditemukan disekitar kita seperti garpu, sedotan dan daun untuk bisa dicapkan pada media hijab. Kuncinya adalah kreatif, ”jelasnya.

Dalam praktik, Dian mengaku karya para hijabers (sebutan muslimah berhijab) cukup memuaskan. Sejumlah teknik yang diajarkannya seperti mencap menggunakan cotton bath, daun maupun menggoreskan garpu untuk membuat kesan garis bisa dipraktekkan dengan baik. Karya-karya pattern yang dibuat dengan media sementara dari kain tersebut, harapannya bisa digitalisasikan untuk menjadi pola pattern yang kemudian bisa diterapkan pada media hijab nantinya.

“Karya pattern yang telah mereka praktekkan ini sebagai ajang latihan untuk mempersiapkan karya terbaik pattern hijab mereka yang bisa diikutsertakan dalam Hijab Pattern Design Competition Kopi ABC,” jelasnya.    

Branch Manager Kopi ABC, Arviyani mengatakan  Coffeetone X You 2019, Hijab Pattern Design Competition adalah ajang pencarian bakat desainer pattern hijab. "Event ini adalah tahun ketiga digelarnya kompetisi tersebut. Kami melakukan roadshow di lima kota besar, diantaranya Jakarta, Bandung, Palembang, Semarang dan Yogyakarta. Antusiasme para peserta cukup besar. Selain lima kota besar, peserta juga bisa mengikuti kompetisi ini melalui  microsite www.coffeetone.kopiabc.co.id,”jelasnya.

Dari kompetisi tersebut, tim juri yang terdiri dari Dian Pelangi, Cikita Fawzi, Mega Iskanti akan memilih tiga pemenang yang akan diajak ke Korea untuk mengikuti pelatihan tentang desain pattern khas Korea.


(Maulana M Fahmi/CN26/SM Network)