• KANAL BERITA

Lebih Bangga Pakai Batik

Peragaan pakaian batik memperingati hari Batik Nasional di gerai Benang Ratu Brigjen Katamso, No 7,  mendapat sambutan yang hangat oleh para pelanggan, Rabu (2/10). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
Peragaan pakaian batik memperingati hari Batik Nasional di gerai Benang Ratu Brigjen Katamso, No 7, mendapat sambutan yang hangat oleh para pelanggan, Rabu (2/10). (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Untuk mendorong batik lebih memasyarakat, pada Hari Batik Nasional produsen batik Indonesia, Benang Ratu menggelar peragaan busana. Para model yang merupakan pekerja Benang Ratu luwes dalam memamerkan koleksi Batik Nusantara di hadapan para pelanggan di outlet Jalan Brigjen Katamso, No 7, Rabu (2/10)  

Manajer Benang Ratu, Majapahit, Apriana Panca Kartikasari mengatakan, batik sudah melekat di hati masyarakat. Pemakaian batik juga sudah bukan hal yang dikenakan pada acara resmi saja, atau untuk acara kondangan suatu pernikahan. Namun sudah dipakai sehari-hari. Masyarakat menikmati dan tetap nyaman berpakain batik.

"Batik sebagai warisan bangsa Indonesia yang sudah diakui dunia. Hari Batik Nasional, tiap 2 Oktober. Sehingga kita harus bangga mengenakan pakaian batik produk kita sendiri," papar Apriana.

Pihaknya juga sangat mendukung pemerintah menginstruksikan pegawai memakai batik. Karena selain menjadi kebanggaan identitas nasional juga akan meningkatkan perekonomian bagi para pengrajin batik, di daerah-daerah.

Pada saat menjelang Hari Batik, menurut Apriana, permintaan masyarakat terhadap pakaian batik di Benang Ratu cukup signifikan. Ada kenaikan permintaan masyarakat terhadap pakaian batik mencapai 30-40 persen dari hari-hari biasa.

Pihaknya mengatakan, ada saat bulan-bulan tertentu permintaan batik mengalami peningkatan tajam, terutama pada saat menjelang bulan-bulan musim pernikahan.

Sedangkan batik yang laris manis pada bulan-bulan menjelang saat musim pernikahan adalah motif Sido Mukti, Truntum dan sebaginya.


(Irawan Aryanto/CN40/SM Network)