• KANAL BERITA

5 Hal yang Wajib Dilakukan Remaja Agar Tak Jadi Generasi Galau

Foto: achdwallpapers
Foto: achdwallpapers

Motivatips – Percaya atau tidak, banyak kalangan remaja masa kini yang kian terjebak di pergaulan tidak semestinya. Meski wajar untuk mulai menyukai lawan jenis, namun apa yang mereka lakukan seringkali keluar “jalur”.

Atas nama baper alias bawa perasaan, remaja yang seharusnya tangguh, malah menjadi menye-menye. Penyebabnya pun sepele. WhatsApp yang tidak kunjung dibalas, atau melihat si dia jalan bersama orang lain.

Padahal di tangan remaja-lah masa depan negara ini bergantung. Nah agar tak terjebak jadi generasi galau, ada 5 langkah tepat yang harus dilakukan. Let’s check this out.

Berkumpul dengan teman-teman yang positif

Kalau sekarang ini banyak dikenal dengan sebutan “toxic friendship” alias persahabatan yang nggak sehat, maka kondisi pergaulan semacam ini harus dihindari. Mulailah meninggalkan teman-teman yang membawa dampak buruk bagi dirimu. Cari teman-teman yang positif dan suka mengingatkan pada kebaikan.

Jangan segan meminta saran

Terjebak perasaan yang tidak jelas? Jangan ragu untuk meminta saran. Kalau malu meminta saran orang tua, cobalah ke orang terdekat di sekitar. Bisa bagian konseling, guru atau dosen terdekat, atau bahkan ke psikolog. Dengan arahan yang baik, kamu bisa memanage perasaan galaumu sehingga segera dialihkan ke hal positif.

Perbanyak baca buku-buku motivasi

Ketimbang membaca status-status nggak jelas atau explore Instagram sepanjang hari, mulailah perbanyak membaca buku-buku motivasi dari sekarang. Mumpung masih muda, gunakan waktumu untuk hal-hal positif, termasuk menumbuhkan motivasi dari diri sendiri agar menjadi orang yang sukses.

Jauhi hal-hal yang membuat galau

Ini adalah kunci pentingnya. Hindari stalking orang yang disukai, hindari kepo berlebihan dengan segala aktivitas si dia. Biasanya, makin mengerti kesehariannya, kamu akan lebih baper tak terkendali. Jauhi semua hal yang justru membuatmu tidak produktif.

Mendekat dengan Tuhan

Saat berada di titik terjenuh, jangan lupa, ada Tuhan yang selalu mendengarkanmu dan berbaik hati padamu. Ceritakan padaNya apa yang kamu rasakan, dan berdoalah agar selalu diberi jalan keluar terbaik.


(Fadhil Nugroho Adi/CN41/SM Network)