• KANAL BERITA

Sering Merasa Malu? 5 Cara Ini Bantu Anda Lebih Percaya Diri

Ulasan Pakar Kesehatan Mental Adi Jaffe Ph.D, dosen di UCLA

Foto: massexplained.com
Foto: massexplained.com

Psikologi - Rasa malu adalah salah satu jenis emosi yang mencegah seseorang dalam melakukan sesuatu hal. Perasaan ini sering membuat sesak nafas, mual, dan ingin cepat-cepat menghilang. Untuk menghilangkan rasa malu, banyak di antara kita yang terpaksa bohong, menghindari keramaian, bahkan sampai meminum obat-obatan terlarang. Cara-cara itu hanya bisa menghilangkan rasa malu untuk sesaat. Padahal yang kita butuhkan adalah bagaimana untuk me-recovery serta ikhlas menerima keadaan diri kita sendiri.

Perasaan malu menunjukkan jika ada sesuatu yang salah dengan diri Anda. Bukan karena salah melakukan sesuatu, tapi rasa malu muncul saat Anda merasa tidak cukup baik. Biasanya perasaan malu yang berlebih muncul pada orang-orang yang sedang berjuang melawan kecanduan.

Rasa malu juga sering muncul saat orang-orang mengatakan Anda aneh dan "berbeda". Atau saat Anda diledek karena berat badan oleh orang yang Anda sukai. Saat hal-hal ini terus Anda alami, maka perasaan ini akan mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari, lho.

Oleh karena itu, Anda harus melepaskan diri rasa malu dengan mulai belajar menerima diri sendiri. Ketika rasa malu tidak lagi mengendalikan Anda, ini artinya Anda selamat dari kehancuran hidup. Anda tidak lagi berpikir, merasakan dan bersikap seperti pemalu. Sebaliknya, Anda lebih mantap dalam menentukan tujuan dan siap menghadapi kehidupan yang lebih baik.

Untuk bisa menghilangkan rasa malu, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan.

1. Identifikasi peristiwa di masa lalu

Mengakui masa lalu adalah satu tahap yang sangat penting. Jangan pernah menolak masa lalu. Cari titik-titik terpenting saat perjuangan hidup dimulai. Apa yang terjadi saat itu di hidup Anda? Keyakinan negatif apa yang tertanam pada saat itu?

2. Kekuatan vs Kelemahan

Jujurlah dengan diri Anda sendiri. Akui bagaimana kepribadian dan kualitas diri Anda. Kita semua memiliki kekuatan dan kelemahan. Ini hanya tentang menyadari kekurangan (bukan mempermalukan) dan menumbuhkan kekuatan diri. Cobalah mulai menata ulang masalah-masalah yang muncul dengan pandangan yang positif, maka cara pandang Anda pada hidup akan berubah. Anda harus nyaman dengan diri Anda sendiri.

3. Lihatlah kebaikan di sekeliling Anda

Bagaimana kesehatan fisik, kehidupan sosial, hubungan percintaan, pekerjaan, dan keuangan Anda saat ini? Kapan terakhir kali Anda benar-benar menghabiskan waktu untuk bersenang-senang? Dengan hanya berfokus pada rasa malu, Anda telah mengabaikan bagian lain dari kehidupan Anda yang membuat perasaan itu menjadi lebih buruk.

Jadi berhentilah untuk merasa tidak percaya diri dan lihatlah sekeliling. Yakinlah jika Anda bisa mengubah diri menjadi lebih baik lagi.

4. Gunakan kegagalan untuk menciptakan peluang

Banyak orang mengalami rasa malu berlebih karena kegagalan di masa lalu. Mereka merasa terus menerus mengalami kemuduran, seolah mereka ditakdirkan gagal untuk selamanya. Penting untuk diingat, kegagalan adalah peluang yang sangat tepat untuk menjadi seseorang yang lebih baik di masa depan.

5. Cari pertolongan

Jika Anda merasa benar-benar tidak bisa mengatasi rasa malu seorang diri, maka mulailah cari pertolongan. Jangan biarkan rasa malu menghalangi Anda. Cobalah datang ke terapis, psikolog, atau layanan konseling lain. Temukan seseorang yang bisa mengatasi rasa malu Anda saat ini.

 


(Fadhil Nugroho Adi/CN41/SM Network)