Jangan Asal Fermentasi Dedak! Ikuti Cara yang Benar, Agar Unggas Cepat Gemuk dan Sehat

- Sabtu, 10 Desember 2022 | 12:50 WIB
Harga Ayam di Indonesia telah menyentuh rekor baru dengan harga rata-rata Rp 41 ribu per kilogram (Kg), meski pasokan di dalam negeri telah mencukupi. Kenaikan harga jagung internasional yang menjadi pakan ayam, dinilai menjadi pemicunya.  (Photo by Alexandr Podvalny: https://www.pexels.com)
Harga Ayam di Indonesia telah menyentuh rekor baru dengan harga rata-rata Rp 41 ribu per kilogram (Kg), meski pasokan di dalam negeri telah mencukupi. Kenaikan harga jagung internasional yang menjadi pakan ayam, dinilai menjadi pemicunya. (Photo by Alexandr Podvalny: https://www.pexels.com)

SUARAMERDEKA.COM - Dedak merupakan limbah dari penggilingan padi, bagian dari padi yaitu kulit ari dari padi.

Dedak biasanya dibuat pakan peternakan baik unggas atau pakan ruminansia.

Untuk meningkatkan nilai nutrisi pada dedak maka di butuhkan proses fermentasi.

Fermentasi adalah mengolah bahan dengan cara biologis dengan memanfaatkan aktivitas mikroorganisme.

Baca Juga: Pakan Murah..!! Pakan Murah..!! Pakan Ayam Kampung Bikin Peternak Makin Untung

Fermentasi pakan ayam sebenarnya tidak hanya dengan dedak atau bekatul saja , bisa dengan bahan lain seperti ampas tahu ampas ketela dan yang lainnya.

Cara ini dapat mengurangi serat kasar pada dedak sehingga lebih mudah di cerna.

Kali ini kita akan mengulas cara fermentasi dedak atau bekatul.

Seperti dalam kanal youtube Wis Breeder dia memberikan cara fermentasi dedak.

Baca Juga: Gak Ada Kamusnya Ayam Banyak yang Sakit dan Mati, Mungkin Anda Belum Pernah Tahu Bahan Herbal ini

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X