Duh, Banyak Anak Malnutrisi di Brebes Butuh Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting

- Senin, 28 November 2022 | 19:31 WIB
Pendampingan kader pengukuran status gizi anak di Kabupaten Brebes untuk menekan angka Stunting. (suaramerdeka.com/Dok)
Pendampingan kader pengukuran status gizi anak di Kabupaten Brebes untuk menekan angka Stunting. (suaramerdeka.com/Dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com- Risiko anak Stunting di wilayah Kabupaten Brebes membutuhkan perhatian khusus.

Tidak hanya di Brebes, kondisi tubuh anak yang pendek atau lazim dikenal sebagai Stunting kini telah menjadi isu kesehatan global yang sangat mengkhawatirkan.

Kondisi Stunting di Brebes ini salah satunya dipicu malnutrisi pada saat kehamilan dan tumbuh kembang di 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) ini memiliki efek negatif di banyak aspek.

Baca Juga: Bukan Aib! Takut Dicap Gonta-ganti Pasangan, Perempuan Sering Enggan Kontrol Gejala Kanker Serviks

Selain menyebabkan keterlambatan perkembangan otak dan gangguan kognitif, anak yang mengalami stunting akan lebih mudah terserang penyakit infeksi.

Ketika sudah dewasa, individu yang dulunya mengalami stunting akan memiliki produktivitas kerja yang rendah dan juga rentan mengalami penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi.

Kondisi-kondisi tersebut tentunya akan mempengaruhi situasi ekonomi nasional.

Baca Juga: 8 Penyebab Kanker Serviks pada Wanita yang Tidak Disadari, Nomor 3 Paling Sering, Cek Faktanya

Stunting merupkan kondisi multifaktorial yang muncul akibat interaksi berbagai
faktor.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X