Hubungan Seks Yang Terlalu Sering, Ternyata Nggak Baik Lho... Ini Penjelasan Dr. Leah Millheiser

- Kamis, 24 November 2022 | 19:14 WIB
hubungan seks yang terlalu sering bisa mengakibatkan penyakit
hubungan seks yang terlalu sering bisa mengakibatkan penyakit

Kata Dr. Jess, seorang seksolog untuk Astroglide, “Bagian celebral cortex di otak terhenti ketika sedang orgasme, sehingga cingulate cortex dan amygdala mengirim pesan ke bagian-bagian lain dalam otak untuk menghentikan semua gairah seks.”

“Hasilnya adalah tercetusnya bahan-bahan kimia perangsang tidur seperti serotonin dan sejumlah opioid yang melarutkan kita ke keadaan santai dan mengantuk.”

7. Mendadak ingin kencing

Walaupun para pakar menganjurkan agar wanita memang kencing sesudah melakukan seks, kadang-kadang wanita merasa masih ingin kencing walaupun kemih sudah kosong.

Baca Juga: Masalah Stunting Masih Genting, Jangan Sampai SDM Generasi Kita Terancam

Sejumlah penjelasan yang mungkin adalah tekanan fisik pada kantung kemih.

Karena G-spot membengkak, kantung kemih tertekan sehingga terasa seperti ingin kencing lagi.

Kontraksi otot-otot landasan pelvik yang terjadi selagi orgasme dapat mengubah persepsi subyektif tentang volume kemih.

Baca Juga: Bupati Demak Launching E-Tekad Bank Jateng

Dan, kata Dr. Jess, “Bagi beberapa wanita, kantong kemih mereka dapat terisi selagi melakukan hubungan seks."

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X