Jarang Diketahui, Urine Kelinci Ternyata Berguna Suburkan Pisang, Ini Penjelasannya

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 10:48 WIB
Olahan urin kelinci dalam jeriken. (suaramerdeka.com / dok Animal Center)
Olahan urin kelinci dalam jeriken. (suaramerdeka.com / dok Animal Center)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Selain pedaging, ternyata hewan ternak kelinci memiliki kelebihan lain yang bisa dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian.

Apa itu? Ternyata urine kelinci bisa untuk pupuk dan pestisida hayati, seperti untuk tanaman buah-buahan, misalnya untuk pupuk pohon pisang.

"Pupuk pisang pada dasarnya sama dengan tanaman buah umumnya, yaitu yang mengandung unsur NPK."

Baca Juga: Akui Kaget Saat Tahu Lesti Kejora Korban KDRT dari Rizky Billar, Inul Daratista: Awalnya Masih Nggak Percaya

"Nah, urine kelinci, salah satunya merupakan pupuk organik cair dengan kandungan NPK alami yang cukup tinggi di bandingkan urine hewan ternak lainya. Karena pohon pisang 'cukup rakus' akan kebutuhan NPK ini," ujar Roysandi, S.Pt, Selasa 4 Oktober 2022.

Jika dibandingkan dengan hewan pemakan rumput lainnya, urine kelinci memiliki kadar Nitorgen yang tinggi karena kebiasaannya yang tidak pernah minum air dan hanya mengonsumsi hijauan saja.

Tak hanya urine, kotoran kelinci seperti feses sudah lama dikenal sebagai bahan pembuat pupuk organik untuk tanaman.

Baca Juga: Udinus Gelar Virtual Job Fair Ke-6, Hadirkan Perusahaan dari Berbagai Bidang

Para petani cabai dan sayur telah lama pula memburu pupuk organik dari kotoran kelinci ini untuk sayuran yang ditanam.

Roysandi menjelaskan proses pembuatannya dan bahan yang dibutuhkan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X