Sejarah Penamaan Ilmiah Tanaman, Yang Susah Dihafal, Bikin Kepala dan Dahi Mengkerut

- Sabtu, 17 September 2022 | 14:27 WIB
Ilustrasi tanaman hias Aglonema atau Sri Rejeki bernama ilmiah Aglaonema crispum. (pixabay/ignartonosbg)
Ilustrasi tanaman hias Aglonema atau Sri Rejeki bernama ilmiah Aglaonema crispum. (pixabay/ignartonosbg)

SUARAMERDEKA.COM - Dalam mata pelajaran sekolah maupun kuliah biologi dan fisika pasti menggunakan nama ilmiah untuk tanaman dan hewan.

Bahkan di dalam sekolah juga diminta untuk menghafalkan nama ilmiah dari flora dan fauna.

Tapi kenapa flora dan fauna itu menggunakan nama ilmiah atau nama latin, tidak menggunakan nama lainnya.

Ternyata itu semua ada sejarah lho. Dikutip dari laman Sciencing hal itu bermula dari Carolus Linnaeus seorang ahli fisika dan biologi dari Swedia.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Daun Mangkokan Ternyata Punya Segudang Manfaat , Bisa Untung Besar, Yuk Segera Budidaya

Carolus memulai penggunaan bahasa Latin untuk penamaan organisme.

Carolus Linnaeus menggunakan dua kata untuk penamaan ilmiah ini dengan alasan untuk mempermudah indentifikasi. Penamaan ini dimulai pada abad ke-18.

Penggunaan nama ilmiah menghilangkan kebingungan yang mungkin memiliki nama umum yang berbeda untuk organisme.

Dengan memberi mereka nama universal yang bertindak sebagai kode.

Baca Juga: Selain Cewe Mamba, Cewe Bumi dan Cewe Kue, Kini Cewe Banteng Viral di Tiktok, Apa Artinya?

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X