Kebiasaan Makan Daging Merah Berisiko Terkena Kanker? Begini Bahaya dan Faktanya

- Jumat, 16 September 2022 | 08:12 WIB
Ilustrasi kebiasaan konsumsi daging merah berisiko kanker dan faktanya. (Pixabay)
Ilustrasi kebiasaan konsumsi daging merah berisiko kanker dan faktanya. (Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com- Banyak orang beranggapan, mengonsumsi daging merah tidak menyehatkan dan memicu bahaya kanker serta penyakit kronis lainnya.

Healthy Chef Edwin Lau menyebut banyak kebingungan yang terjadi tentang bahaya kebiasaan konsumsi daging merah.

WHO sendiri processed meats (daging olahan) memang sudah diklasifikasikan sebagai sumber karsinogenik bagi manusia yang bisa memicu kanker.

Baca Juga: 4 Tanda Kolesterol Tinggi Ternyata Bisa Dilihat dari Perubahan Kulit, Seperti Apa Bentuknya?

Namun khusus untuk red meats (daging merah), WHO masih mengklasifikasikannya di grup 2A carcinogens yang artinya grup ini masih dalam golongan "mungkin" bisa menyebabkan kanker.

"Terdengar sedikit konyol dan plin-plan. Namun sama seperti kasus pandemi baru-baru saja, kita semua mengerti bahwa bahkan WHO pun sumber dananya dari negara-negara besar. Termasuk yang punya kepentingan ini dan itu," tulis Chef Edwin.

Baca Juga: Selamat Tinggal Sembelit! Program Diet Lancar Jaya, Perut Buncit Auto Ngacir. Begini Manfaat Ubi Ungu

Dalam Instagramnya @chefedwinlau menuliskan sebagai konsumen dan awam terhadap penelitian ilmiah, pasti akan terjebak di tengah-tengah kebingungan studi kontra atau pro tentang mana yang benar.

Sebenarnya seberapa banyak batasan konsumsi daging merah? Inilah yang sering jadi masalah.

Orang Indonesia memang tidak makan red meats sebanyak orang barat.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Segudang Manfaat Jus Stroberi!

Sabtu, 28 Januari 2023 | 22:34 WIB
X