Lebih Sulit Mana, Budidaya Puyuh atau Ayam? Ini penjelasannya

- Jumat, 2 September 2022 | 11:36 WIB
Ternak puyuh dalam kandang yang baik.  (suaramerdeka.com / dok)
Ternak puyuh dalam kandang yang baik. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tak banyak orang mengetahui, budidaya puyuh umumnya hampir sama dengan memelihara ayam petelur.

Hanya saja, dibanding ayam, memang puyuh lebih rentan sakit bahkan mati bila suhu tidak sesuai.

Hal itu dikatakan praktisi Animal Center Drh. Nugroho Kalipancur Semarang, Nur Kartika, S.Pt, pada Jumat 2 September 2022.

Baca Juga: Kembali Singgung Pelecehan Seksual, Komnas HAM Panen Kecaman dari Warganet

"Biasanya, burung puyuh memang lebih cepat bertelur dari pada ayam, karena puyuh usia sekitar 41 hari saja sudah bisa bertelur," kata dia.

Ihwal rentan terhadap penyakit, lebih jauh Nur Kartika mengatakan, penyakit yang sering menyerang puyuh.

Di antaranya. New Castle Disease (NCD), Coccidiosis, Radang Usus, Berak kapur (pullorum), Cacar Unggas, Bronchitis, Cacing.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta 2 September 2022: Hidupnya Hancur karena Elsa, Siena Siap Balas Dendam

Walaupun sangat jarang. NCD dapat disebut dengan ND atau tetelo atau penyakit ayan, juga rentan menyerang burung puyuh.

Sanitasi kandang menjadi kunci agar puyuh tetap naik-baik saja.

Artinya suhu di kandang agar dibuat senyaman mungkin.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Intip 5 Manfaat Baca Manga yang Jarang Diketahui

Rabu, 7 Desember 2022 | 06:00 WIB
X