Percepat Penyembuhan, Pasien Isoman Perlu Cukup Nutrisi

- Kamis, 15 Juli 2021 | 19:42 WIB
Delapan orang menghuni rumah isolasi mandiri milik Pdt ZS Djoko Poernomo di Jalan Gedung Batu Utara V No.18, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Jumat (2/7). (SM/Dok)
Delapan orang menghuni rumah isolasi mandiri milik Pdt ZS Djoko Poernomo di Jalan Gedung Batu Utara V No.18, Ngemplak Simongan, Semarang Barat, Jumat (2/7). (SM/Dok)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Pasien COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) harus cukup nutrisi untuk mempercepat proses penyembuhan mereka.

"Orang dalam kondisi terinfeksi butuh vitamin dan mineral yang tinggi sekali," kata Ahli gizi Rita Ramayulis dalam diskusi dan dialog ringan "Isoman Cerdas, Upaya Efektif Hadapi Gelombang COVID-19", Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan pemenuhan gizi seimbang bisa dipenuhi dengan makanan sehari-hari dengan prinsip gizi seimbang yang diterjemahkan ke dalam makanan yang dikonsumsi. Misalnya, angka kecukupan gizi untuk vitamin C dapat dipenuhi dengan tiga porsi sayur dan tiga porsi buah.

Baca Juga: Angka Kematian Covid-19 di Indonesia Tembus 70.000, Jawa Tengah Sumbang Kasus Teringgi 239 Orang

Namun, masalahnya adalah sering kali angka kecukupan gizi tidak cukup terpenuhi sehingga memerlukan suplemen kesehatan untuk melengkapinya.

Apalagi dalam kondisi pandemi COVID-19, diperlukan penguatan imunitas tubuh. Baik bagi yang terinfeksi atau yang punya potensi terinfeksi, keberadaan suplemen itu sangat dibutuhkan.

Selain itu, kandungan cairan elektrolit dalam tubuh juga harus senantiasa terjaga. Dalam kondisi terinfeksi COVID-19, orang akan cenderung dehidrasi sehingga perlu memastikan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi, misalnya dengan mengkonsumsi air kelapa.

Baca Juga: Rekayasa Lalu Lintas Matang Jelang Penutupan Exit Tol, Kapolda Jateng: Kendaraan Angkut Sembako Boleh Melintas

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza menyarankan masyarakat untuk tetap tenang ketika terdiagnosis positif COVID-19, dan mengenali gejalanya apakah termasuk gejala ringan atau orang tanpa gejala (OTG).

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya Hidup Sehat, Ini Tips Cegah Gigi Berlubang

Minggu, 28 November 2021 | 18:39 WIB

Ini Manfaat Lumut Laut untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kamis, 25 November 2021 | 23:16 WIB

6 Minuman Ini Bersihkan Ginjalmu

Kamis, 25 November 2021 | 20:55 WIB

Inilah Tujuh Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami

Kamis, 25 November 2021 | 08:53 WIB

Wasapadai, Ini Gejala Leukemia pada Orang Dewasa

Kamis, 25 November 2021 | 06:57 WIB

Kerupuk itu Jahat, Begini Penjelasan Pakar Gizi

Rabu, 24 November 2021 | 21:25 WIB
X