Klaim Ivermectin Bisa Tangkal Covid-19, dr Tirta: Itu Harus Diteliti Ulang

- Kamis, 8 Juli 2021 | 12:28 WIB
Ivermectin Tidak Dianjurkan Untuk Obat Covid-19 Sebelum Uji Klinis Selesai. SM/Antara
Ivermectin Tidak Dianjurkan Untuk Obat Covid-19 Sebelum Uji Klinis Selesai. SM/Antara

JAKARTA, suaramerdeka.com - Obat Ivermectin baru-baru ini jadi perbincangan karena disebut bisa menangkal Covid-19.

Berawal dari klaim produsen terkait Ivermectin yang menangani Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dalam menangkal Covid-19.

Selain Prabowo, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti juga menuturkan jika karyawannya yang terinfeksi Covid-19 diberi obat Ivermectin berdasarkan resep dokter. Akibatnya, banyak masyarakat yang kemudian memborong Ivermectin hingga habis.

Baca Juga: Pemkot Surakarta Buka 738 Formasi CASN, Cek Linknya

Dokter yang juga influencer, dr. Tirta Mandira Hudhi, berbicara tentang Ivermectin yang sedang ramai jadi perbincangan. Ia berujar jika Ivermectin tidak disarankan oleh FDA untuk mengobati Covid-19.

Bahkan,WHO dan FDA tidak menyarankan Ivermectin sebagai obat untuk menangkal Covid-19. Dokter dari luar negeri juga turut angkat suara terkait efektivitas Ivermectin.

"Ivermectin hanya disarankan sebagai uji klinis yang berarti membutuhkan penelitian lebih lanjut. Jadi, kalau ada yang mengatakan Ivermectin sebagai obat Covid-19 itu harus diteliti ulang," kata Tirta dari akun Instagram miliknya.Baca Juga: Vaksin Covid-19 Sangat Dibutuhkan, Erick Thohir Paparkan Data Ini

Menurutnya, hal tersebut berdasarkan dengan pernyataan dari berbagai peneliti di dunia yang mengungkapkan bahwa Ivermectin adalah obat cacaing parasit dan harus diuji klinis lebih lanjut.

Selain itu, Tirta juga mengingatkan supaya pihak-pihak terkait berhati-hati dalam memberikan pernyataan mengingat hingga saat ini tidak ada obat yang bisa membunuh virus.

"Misalkan ada orang kena Covid-19 kok dikasih obat ini sembuh, jangan lupa, Covid-19 adalah self limiting disease yang obat-obatnya rata-rata hanya mengurangi aktivitas virus dan gejala," ujar Tirta.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Selain Jeruk, Ini Tiga Buah yang Kaya Akan Vitamin C

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Nyeri Punggung Bawah Dapat Diatasi dengan Yoga

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 06:12 WIB

Ini Bahayanya Duduk Terlalu Lama

Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:26 WIB

Mengenal Enam Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan

Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:12 WIB

Waspadai 7 Sayuran Ini, Bisa jadi Pemicu Asam Urat

Selasa, 19 Oktober 2021 | 17:21 WIB

Ini Lima Fakta Seputar Mata Minus

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Berikut Manfaat Buah Gayam untuk Kesehatan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Ini Manfaat Getah Angsana untuk Kesehatan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 06:12 WIB

Ini Dia Manfaat Probiotik bagi Usus

Senin, 18 Oktober 2021 | 08:49 WIB
X