ASI Disebut Jadi Obat Manjur Obati Covid-19, Para Ahli Masih Meneliti

- Senin, 5 Juli 2021 | 12:25 WIB
ASI kemasan. (suaramerdeka.com / dok)
ASI kemasan. (suaramerdeka.com / dok)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Lebih dari 1.000 wanita di seluruh dunia telah mendaftar untuk menyumbangkan air susunya (ASI) dalam penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara ASI dan pengobatan virus Covid-19.

Saat ini para ilmuwan di seluruh dunia bekerja keras untuk mencari obat yang mampu membunuh dan menghentikan penularan Covid-19.

Para ahli sedang meneliti apakah ASI dapat menjadi obat manjur untuk mengobati Covid-19 yang mematikan atau tidak.

Mengutip dari Times of India, Senin, 28 September 2020, sampai sekarang ASI belum pernah diteliti atau dikaji dalam upaya penyembuhan berbagai virus seperti SARS atau virus MERSA.

Baca Juga: Sebelum John McAfee Meninggal, Janice Sebut Suaminya Ajukan Banding di Pengadilan Spanyol

ASI dengan berbagai manfaatnya, disebut sebagai salah satu asupan paling bergizi untuk bayi. ASI mengandung beberapa antibodi, yang membantu bayi yang sedang tumbuh melawan virus, kuman penyebab penyakit dan juga mengurangi risiko infeksi lain, termasuk alergi.

ASI juga mengandung kolostrum, yang kaya terhadap protein yang menjadi zat pembantu untuk tumbuh kembang bayi. Ditambah, ASI merupakan makanan steril atau alami dan bebas dari bahaya apa pun.

Karena itu, tidak dapat disangkal bahwa ASI adalah pilihan yang baik dalam riset.

Baca Juga: PPKM Darurat: Artos Mall Hentikan Operasional, Sejumlah Tenant Tetap Melayani

Para ilmuwan sekarang mencoba mempelajari efek yang sama, mengingat antibodi dalam ASI dapat “melindungi” secara optimal terhadap penyakit karena hanya berasal langsung dari darah.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya Hidup Sehat, Ini Tips Cegah Gigi Berlubang

Minggu, 28 November 2021 | 18:39 WIB

Ini Manfaat Lumut Laut untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kamis, 25 November 2021 | 23:16 WIB
X