Vaksinasi Munculkan KIPI, Kenali Gejalanya

- Jumat, 25 Juni 2021 | 12:45 WIB
VAKSINASI: Salah satu karyawan pt. Datascrip saat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong di Gudang Datascrip Pulogadung, Jakarta (3/6). (suaramerdeka.com / dok)
VAKSINASI: Salah satu karyawan pt. Datascrip saat mengikuti program Vaksinasi Gotong Royong di Gudang Datascrip Pulogadung, Jakarta (3/6). (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) merupakan istilah yang mungkin Anda pernah mendengar terkait program vaksinasi yang digalakan pemerintah guna memutus mata rantai virus corona dan mengakhiri masa pandemi.

KIPI merupakan kejadian medis yang tidak diinginkan usai pemberian imunisasi yang belum diketahui apakah memiliki hubungan kausalitas dengan vaksin yang disuntikkan.

Sementara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengungkapkan, efek samping pascavaksinasi beragam, mulai dari ringan hingga sedang. Demam ringan atau nyeri otot adalah efek yang normal.

Baca Juga: Austria Tak Gentar Lawan Italia, Pelatih: Mereka Bukan Tim yang Tak Bisa Dikalahkan

Hal tersebut menandakan sistem kekebalan tubuh sedang merespons vaksin, khususnya antigen, zat yang memicu respon imun untuk melawan virus. Efek samping ini biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari.

Berikut ini beberapa reaksi KIPI yang dapat terjadi setelah pemberian vaksin Covid-19 yakni:

  • Reaksi lokal seperti nyeri, kemerahan, bengkak pada lokasi penyuntikan, dan selulitis
  • Reaksi sistemik seperti demam, nyeri otot di seluruh tubuh, nyeri sendi, tubuh terasa lemah, dan sakit kepala.
  • Reaksi lainny, seperti urtikaria, syok anafilaktik, dan pingsan

Kasus KIPI yang parah seperti syok anafilaktik cukup jarang terjadi. Namun, untuk memastikannya, sebaiknya menunggu selama 30 menit untuk memantau keluhan yang mungkin muncul pasca vaksinasi.

KIPI dapat memengaruhi individu yang sehat dan harus segera mendapatkan penanganan. Oleh karena itu, jika pasca vaksinasi Covid-19 mengalami reaksi seperti di atas, sebaiknya segera menghubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan medis.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Lima Bagian Tubuh Ayam yang Tidak Boleh Dimakan

Rabu, 8 Desember 2021 | 07:18 WIB

Osteoporosis Turunkan Produktivitas Perempuan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:08 WIB

Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Otak Menjadi Lambat

Selasa, 7 Desember 2021 | 07:02 WIB

Tujuh Obat Alami Ini Ampuh Atasi Sariawan

Minggu, 5 Desember 2021 | 23:24 WIB

Ini Dia Manfaat Buah Nangka bagi Kesehatan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:24 WIB
X