Ahli Matematika Temukan Teori Baru Terkait Paradoks Persahabatan

- Kamis, 24 Juni 2021 | 08:21 WIB
Seseorang tengah bercengkrama dengan teman-temannya. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Seseorang tengah bercengkrama dengan teman-temannya. (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

DI dalam pergaulan sosial, kadang kita menemukan ada seseorang yang temannya sedikit.

Namun ada pula yang temannya cukup banyak.

Semua tergantung dari karakter manusia itu sendiri di lingkungan sosialnya.

Baca Juga: Pendonor Plasma Konvalesen Disarankan Laki-laki, Syarat Lainnya? Simak Ini

Akan tetapi, sekelompok ahli matematika rupanya telah menemukan teori baru terkait adanya Paradoks Persahabatan.

Mereka menggambarkan perbedaan popularitas dunia nyata di antara lingkaran pertemanan.

Sementara sosiolog Scott Feld, sebelumnya terkait gagasan ‘paradoks persahabatan’ pernah diungkapkannya pada 1991 dalam sebuah artikel jurnal berjudul: ‘Why Your Friends Have More Friends Than You?’.

Baca Juga: Tes Deteksi Dini TBC Belum Direkomendasikan, WHO Sebut Tingkat Akurasi Belum Bagus

Gagasan umum tersebut berdasarkan perhitungan sederhana, yaitu jumlah teman dari teman seseorang, rata-rata lebih besar daripada jumlah teman orang tersebut.

“Rata-rata seringkali sangat menyesatkan atau setidaknya bisa gagal untuk menggambarkan pengalaman orang,” kata penulis utama George Cantwell, seperti yang dikutip dari pikiran-rakyat.com, Kamis, 24 Juni 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Rabu Pahing dengan Neptu 16 Cocok Buka Usaha Ini

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:08 WIB
X