Heboh Air dalam Kemasan Picu Kanker, Ketua Yayasan Kanker RI Kini Angkat Bicara

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:37 WIB
Ilustrasi air kemasan (Klikdokter)
Ilustrasi air kemasan (Klikdokter)

SUARAMERDEKA.COM – Banyak dari netizen bertanya-tanya apakah benar jika air dalam kemasan menjadi pemicu kanker?

Rumor tersebut pun mendapat asumsi pada berbagai pihak. Kabarnya yang menjadi penyebab kanker di air kemasan tersebut diduga karena adanya BPA atau Bisfenol A.

Perihal tersebut tentunya menarik perhatian Prof Dr dr Aru Wisaksono Sudoyo SpPD-KHOM FINASIM FACP, selaku Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia. Prof Aru membantah jika air kemasan memicu kanker.

Baca Juga: 34 Syarat Ketat Lolos Seleksi Paskibraka, Ada Cerita Megawati hingga Pasha Ungu

"Saya harap tidak perlu khawatir, karena BPA yang ada di air kemasan itu buktinya masih sangat lemah untuk bisa menyebabkan kanker. Jadi, masyarakat belum perlu khawatir atau tidak perlu khawatir saat ini," Ujarnya.

Oleh karenanya, semua masyarakat diimbau tidak perlu panik jika mengkonsumsi air kemasan, maupun yang mengandung plastik. Hal ini juga ditegaskan Syaefudin selaku dosen Biokimia, IPB. Dirinya menyatakan jika tak sengaja mengkonsumsi BPA maka akan dikeluarkan melalui urine.

"Tapi, ketika dikonsumsi, yang paling berperan itu adalah hati. Ada proses glukoronidase di hati, di mana ada enzim yang mengubah BPA itu menjadi senyawa lain yang mudah dikeluarkan tubuh lewat urin," jelasnya.

Baca Juga: Mendengkur Bisa Memperpendek Umur, Begini Cara Mengatasi Tanpa Perlu Operasi

Syaefudin juga menegaskan jika BPA terlanjur dikonsumsi tubuh tetap perlu dilakukan penelitian kembali. Sehingga argumentasi yang beredar di media sosial maupun masyarakat bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

"Kalau sudah tahu paparannya, baru bisa jadi argumentasi yang logis untuk industri maupun masyarakat," tambahnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PKFI Pastikan Pelayanan Klinik Sesuai Standar

Senin, 3 Oktober 2022 | 00:40 WIB

Mencegah Risiko Kanker Payudara

Jumat, 30 September 2022 | 20:20 WIB
X