Sembuh dari PMK, Hewan Tetap Harus Berada di Kandang Terpisah, Ini Alasannya

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 11:36 WIB
Perawatan hewan sapi yang terkena PMK. (suaramerdeka.com / dok animal center)
Perawatan hewan sapi yang terkena PMK. (suaramerdeka.com / dok animal center)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kasus PMK di Indonesia belakangan dilaporkan menurun seiring dengan gencarnya vaksinasi.

Tapi bagaimana memperlakukan hewan ternak yang telah sembuh dari PMK, masih banyak peternak yang belum memahaminya.

Menurut Medik Veteriner Muda Dinas Pertanian Kota Semarang, drh. Khoirunnisa Tri Amanati, PMK pada hewan berkuku dua setelah diobati dapat sembuh dengan sendirinya setelah 14-21 hari.

Baca Juga: Cek Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Aries, Aquarius, Cancer, Capricorn, Gemini, Leo, Rabu 17 Agustus 2022

Namun, meskipun hewan ternak yang sudah sembuh, tetap harus dipisah, tidak boleh disatukan dalam kandang dengan hewan yang belum terserang.

Sebab, hewan tersebut masih menghasilkan virus, hal ini juga disepakai para dokter hewan.

"Itu sebabnya pemberian vaksin pun harus menungu sampai hewan yang bersangkutan betul-betul sembuh. Vaksin tidak bisa diberikan pada hewan yang sakit, meski itu bukan PMK. Jadi betul-betul sehat bebas dari penyakit apa pun," lanjut Anis saat mengunjungi Animal Center Drh. Nugroho Kalipancur Semarang belum lama ini.

Baca Juga: Intip Ramalan Jodoh Selasa Wage dari Primbon Jawa, Cocok Bersanding dengan 8 Weton Ini

Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang saat ini sedang gencar melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di sentra peternakan yang nihil kasus.

"Karena syarat utama vaksin adalah hewan harus sehat dan sudah tentu negatif PMK," jelas drh Khoirunnisa Tri Amanati, Medik Veteriner Muda Dispertan Kota Semarang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X