Jangan Diminum! Air Hujan Mengandung Zat Berbahaya, Simak Penjelasannya

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:31 WIB
Ilustrasi air hujan (Pexels.com)
Ilustrasi air hujan (Pexels.com)

SUARAMERDEKA.COM – Badan Meteorologi dan Geofisika telah memprediksi bahwa di sejumlah wilayah di Indonesia akan diguyur hujan.

Tidak sedikit orang berasumsi bahwa air hujan bisa digunakan sebagai air minum. Namun, faktanya air hujan tidak dapat dijadikan sebagai air minum.

Hal itu disampaikan oleh seorang ilmuwan mengenai air hujan yang mengandung zat berbahaya.

Baca Juga: Terbukti Menjadi Tersangka Kematian Brigadir J, Ferdy Sambo Tuliskan Surat ini di Ponselnya

Dilansir dari Pikiran Rakyat, tingkat polusi di udara sangat tinggi dan berpengaruh pada air hujan yang turun ke bumi. Adapun itu, bahan kimia buatan manusia yang tidak terjadi dalam alam yakni Zat Per dan Polikloro Alkil (PFAS).

Riset yang dilakukan ilmuwan menyatakan bahwa kedua zat tersebut merupakan bahan kimia yang tidak dapat terurai di lingkungan sebab sifatnya yang anti lengket atau anti noda.

Para peneliti Universitas Stockholm pun menyatakan kedua sifat zat tersebut biasa ditemukan di bungkus makanan, elektronik, peralatan masak bahkan kosmetik.

Baca Juga: Tiba-Tiba Kirim Surat Ke Pengacara Deolipa Yumara, Benarkah Bharada E Terima Ancaman di Rutan?

Nah, jelas dinyatakan bahwa air hujan tidak layak sebagai air minum.

“Ada penurunan luar biasa dalam petunjuk kualitas untuk PFAS dalam air minum selama 20 tahun terakhir,” tutur Ian Cousins yang bertindak sebagai kepala pembelajaran dan profesor pada Departemen Ilmu Lingkungan Hidup Universitas Stockholm.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Capek Kerja, Ini 4 Tanda Kamu Butuh Liburan

Minggu, 25 September 2022 | 06:18 WIB
X