9 Fakta Lamun, Pelindung Biota Laut yang Terlupakan

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:39 WIB
Ilustrasi lamun salah satu ekosistem laut. (foto LIPI)
Ilustrasi lamun salah satu ekosistem laut. (foto LIPI)

suaramerdeka.com - Ekosistem laut Indonesia sekarang terancam rusak. Sebut saja terumbu karang.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup, terumbu karang Indonesia seluas 50.000 kilometer persegi yang hanya tujuh persen saja dalam kondisi sangat baik dan 33 persen baik, sisanya mengalami kerusakan.

Atau mangrove Indonesia yang hanya 32 persen saja dalam keadaan baik.

Baca Juga: Senangnya 3 Zodiak Ini, Berjumpa Keberuntungan yang Ditumpangi Rezeki Besar, Bisa Beli Barang Mewah

Dilansir dari laman Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), di antara kedua ekosistem laut tersebut ada lagi jenis ekosistem lain yang jarang disinggung, yakni lamun.

Lamun adalah tumbuhan air berbunga (Spermatophyta) yang hidup dan tumbuh terbenam di lingkungan laut.

"Tumbuhan ini sangat berperan dalam penyediaan makanan bagi biota laut," ujar Dr. Ir. Ono Kurnaen Sumadhiharga, MSc, Ahli Peneliti Utama Bidang Biologi Laut Pusat Penelitian Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Baca Juga: Selamat Ya untuk 3 Zodiak Ini, Bertemu Keberuntungan yang Menggandeng Rezeki Gede, Bisa Beli Rumah

"Lamun melakukan detritus atau pelapukan daun laum yang merupakan makanan utama fauna laut," tambahnya.

Berikut Fakta-Fakta Lamun yang Sering Terlupakan :

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X