JKN-KIS Naungi Warga dari Berbagai Strata

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:29 WIB
Suprianto (43), penyandang disabilitas netra menunjukkan kartu JKN-KIS yang dimilikinya di Panti Pijat Tunanetra “Harmoni Sehat” di Jalan Slamet Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com / Isnawati)
Suprianto (43), penyandang disabilitas netra menunjukkan kartu JKN-KIS yang dimilikinya di Panti Pijat Tunanetra “Harmoni Sehat” di Jalan Slamet Kota Pekalongan. (suaramerdeka.com / Isnawati)

Suprianto bersyukur istrinya mendapatkan penjaminan pelayanan kesehatan melalui program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Suprianto terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK) yang dibiayai APBD Kota Pekalongan.

Pada 2018, istrinya juga menjalani operasi tumor vagina di RSUD Kraton hingga sembuh. Suprianto sendiri beberapa kali berobat di Puskesmas Bendan tanpa membayar.

Ia merasakan besarnya manfaat JKN-KIS bagi masyarakat berpendapatan kecil seperti dirinya.

Baca Juga: Jadi Trending Topic Selasa Pagi, Ternyata Ini Pemicu Google Down di Seluruh Dunia

Dalam sehari, rata-rata hanya satu orang datang ke panti pijat.

Suprianto menerima upah Rp 60.000 perorang.

Dari upah itu, 50 persen masuk ke kantongnya, 50 persen sisanya untuk operasional panti pijat.

“Kalau tidak terdaftar sebagai peserta JKN-KIS, istri saya tidak akan mendapatkan perlindungan akses layanan kesehatan. Biaya perawatan dan operasi sangat besar, di luar kemampuan saya,” tambahnya.

Baca Juga: Penyayang Binatang Rela Keluar Biaya Banyak untuk Hewan Peliharaannya, Ternyata Ini Alasannya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X