Masyarakat Diminta Waspadai Bahaya Antimon pada Galon Sekali Pakai

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:50 WIB
Ilustrasi galon guna ulang. (pinterest)
Ilustrasi galon guna ulang. (pinterest)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Guru Besar Bidang Pemrosesan Pangan Departemen Teknik Kimia Universitas Diponegoro (Undip), Andri Cahyo Kumoro, meminta masyarakat untuk mewaspadai bahaya antimon.

Bahan antimon ini biasanya ada pada kemasan galon sekali pakai berbahan PET (polietilena tereftalat).

Menurutnya, suhu penyimpanan yang tinggi dan penyinaran sinar matahari secara langsung dapat meningkatkan pelepasan zat antimon ini ke dalam air kemasannya.

“Senyawa antimon, titanium atau germanium digunakan sebagai katalis dalam pembuatan botol polietilen tereftalat atau PET, yaitu pada reaksi polimerisasi monomer asam tereftalat dan etilen glikol,” ujarnya.

Baca Juga: Inilah 10 Weton Penguasa Agustus 2022, Kata Primbon Jawa Rezeki Bakal Mengalir Deras

Dia mengatakan antimoni trioksida adalah salah satu katalis yang paling banyak digunakan. Jumlah antimon trioksida yang ditemukan dalam botol kemasan dari PET bervariasi antara 100-300 mg/kg.

Menurutnya, antimoni merupakan salah satu pencemar air minum yang utama, yang melebihi tingkat kontaminan maksimum (MCL), yaitu 6 ppb, dalam beberapa kondisi penggunaannya.

Paparan jangka pendek ke tingkat yang lebih tinggi dari MCL, kata Andri, dapat menyebabkan efek samping seperti mual, muntah dan diare.

Selain itu, kolesterol darah yang lebih tinggi dan gula darah yang lebih rendah adalah efek samping lain yang sering dilaporkan jika terpapar dalam jangka waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Intip Prediksi Karir dan Keuangan Zodiak Cancer, Gemini, Taurus, Aries, Pisces, Aquarius, Jumat 5 Agustus 2022

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X