AstraZeneca dan Sinopharm, Ini Beda Kandungan dan Efek Sampingnya

Red
- Kamis, 17 Juni 2021 | 20:02 WIB
Vaksin AstraZeneca. (suaramerdeka.com / dok)
Vaksin AstraZeneca. (suaramerdeka.com / dok)

Vaksin yang menggunakan virus dilemahkan mengandung versi virus hidup yang telah dilemahkan, sehingga tidak menyebabkan penyakit serius terhadap orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

Seperti dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, dari Medical News Today, Kamis, 17 Juni 2021, data yang dipublikasikan guna mendukung vaksin BBIBP-CorV Sinopharm masih kurang.

Baca Juga: Terima Pejabat BOB, Bamsoet Pastikan Kesiapan The FIM MXGP World Championship 2021

Data dari Uji Coba Fase I/II yang melibatkan sekira 600 sukarelawan muncul di The Lancet Infectious Diseases pada Oktober 2020, melaporkan bahwa vaksin Sinopharm aman dan ditoleransi dengan baik oleh peserta uji coba.

  • Efek samping yang paling sering dilaporkan, yaitu reaksi lokal berupa kemerahan, pembengkakan, demam, dan nyeri di tempat suntikan.
  • Efek samping yang paling umum, yaitu sakit kepala dan kelelahan reaksi tempat suntikan.
  • Efek samping ini mirip dengan vaksin resmi lainnya terhadap Covid-19 dan sebagian besar mengalami gejala ringan hingga sedang.

WHO mengidentifikasi dua efek samping serius, yaitu mual dan gangguan neurologis langka yang dikenal sebagai ensefalomielitis diseminata akut.

Selain itu, ada satu diagnosis trombus (bekuan darah) pada kelompok vaksin.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Lima Bagian Tubuh Ayam yang Tidak Boleh Dimakan

Rabu, 8 Desember 2021 | 07:18 WIB

Osteoporosis Turunkan Produktivitas Perempuan

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:08 WIB

Ini Kebiasaan yang Menyebabkan Otak Menjadi Lambat

Selasa, 7 Desember 2021 | 07:02 WIB

Tujuh Obat Alami Ini Ampuh Atasi Sariawan

Minggu, 5 Desember 2021 | 23:24 WIB

Ini Dia Manfaat Buah Nangka bagi Kesehatan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:24 WIB
X