Waspadai Penyakit yang Tiba-tiba Bisa Membunuh Kita, Ini Daftarnya

- Kamis, 17 Juni 2021 | 07:35 WIB
Penyakit Hipertensi yang diam-diam bisa membunuh kita. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)
Penyakit Hipertensi yang diam-diam bisa membunuh kita. (pikiran rakyat) (Nugroho Wahyu Utomo)

JIKA covid-19 merupakan penyakit yang nyata bisa mematikan.

Namun ada juga penyakit yang diam-diam atau lambat laun akan membunuh kita.

Penyakit-penyakit ini perlu kita waspadai, jika kita tidak mengetahuinya semenjak dari awal.

Apa saja penyakit-penyakit yang perlahan bisa membunuh kita? Seperti yang dikutip dari PMJ News, ini dia daftarnya.

Baca Juga: Operasi Bibir Sumbing Pusdokkes Polri Pecahkan Rekor Muri

1. Osteoporosis

Osteoporosis terjadi ketika tulang manusia sudah tak sekuat dulu lagi.

Tulang yag menopang tubuh manusia menjadi kurang pada bahkan keropos.

Osteoporosis membuat tulang rentan retak dan patah.

Tanpa penanganan serius, mobilitas pasien bisa sangat terbatas, rasa sakit, depresi yang kemudian menurunkan kualitas hidup.

Baca Juga: Jarang Diketahui, Musik Bisa Bikin Sapi Perah Produktif

2. Diabetes

Diabetes merupakan penyakit umum yang sering terjadi pada masyarakat Indonesia.

Tetapi perlu diketahui bahwa diabetes bisa menjadi pintu masuk dari penyakit-penyakit lainnya yang lebih parah seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, stroke, neuropati, ketoasidosis diabetik, dan bahkan Covid-19.

3.Hipertensi

Penyakit ini dikenal juga sebutan tekanan darah tinggi.

Penyakit hipertensi bisa jadi faktor pemicu penyakit lainnya seperti jantung koroner dan serangan jantung.

Dan jika ditelisik lebih jauh ternyata, dua penyakit diatas bisa menyebabkan kematian mendadak.

Berdasar data Riskesdas 2018, sekitar 34 persen orang Indonesia memiliki hipertensi.

4. Jantung Koroner

Jantung koroner (coronary artery disease) disebabkan penumpukan plak pada dinding arteri yang menyuplai darah ke jantung dan organ tubuh lain.

Penumpukan ini akan mempersempit aliran darah ke jantung yang lama-lama akan menyebabkan penyumbatan (aterosklerosis).

5. Kanker Payudara

Kanker payudara memiliki reputasi sebagai salah satu kanker paling mematikan.

Namun, deteksi dini akan membantu proses penyembuhan dan mencegah kematian.

Deteksi dini bisa dilakukan dengan metode Sadari (pemeriksaan payudara sendiri).

Sadari dilakukan dengan mencermati perubahan bentuk dan permukaan kulit payudara, kemudian pada area puting pada tujuh hingga 10 hari setelah menstruasi.

Jika kita menemukan perubahan sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter.



Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tak Hanya Minum Air Hangat, Berikut Tips Atasi Flu

Minggu, 19 September 2021 | 20:07 WIB

Sering Telat Makan? Awas Bahaya Ini Mengintai Anda

Minggu, 19 September 2021 | 10:58 WIB

Ini Tiga Mitos Diet Sesat yang Perlu Kamu Tahu

Sabtu, 18 September 2021 | 10:12 WIB

Mengenal Penyakit Roscea, Kerap Menyerang Kulit Wajah

Kamis, 16 September 2021 | 10:39 WIB

Kulit Kamu Berminyak? Yuk Simak Tips untuk Merawatnya

Kamis, 16 September 2021 | 09:48 WIB

Masa Pandemi Covid-19, Bertahan dengan Pangan Lokal

Selasa, 14 September 2021 | 21:29 WIB

Ini Manfaat Rebusan Sereh dan Jahe Bagi Kesehatan

Selasa, 14 September 2021 | 21:21 WIB

Lima Manfaat Lidah Buaya untuk Kulit

Senin, 13 September 2021 | 17:43 WIB

Mau Tidur yang Nyaman dan Nyenyak? Coba 3 Tips Berikut

Senin, 13 September 2021 | 09:48 WIB
X