Menolong Orang yang Terkena Serangan Jantung, Penting Perhatikan Ini

Red
- Selasa, 15 Juni 2021 | 17:21 WIB
Sejumlah petugas medis tengah melakukan upaya penyelamatan terhadap korban serangan jantung dalam kegiatan simulasi code red dan code blue di RSPAU Dr S Hardjolukito Yogyakarta, Selasa (26/11). (suaramerdeka.com/Gading Persada)
Sejumlah petugas medis tengah melakukan upaya penyelamatan terhadap korban serangan jantung dalam kegiatan simulasi code red dan code blue di RSPAU Dr S Hardjolukito Yogyakarta, Selasa (26/11). (suaramerdeka.com/Gading Persada)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Legenda Bulu Tangkis Indonesia Markis Kido meninggal dunia Senin (14/6), dalam usia 36 tahun. Kido meninggal karena serangan jantung.

Sebelum meninggal, Kido diketahui sedang bermain bulu tangkis di Gelanggang Olahraga (GOR) Petrolin, Tangerang, Banten.

Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar 2018, angka kejadian penyakit jantung semakin meningkat dari tahun ke tahun. Setidaknya, 15 dari seribu orang atau sekitar 2,8 juta orang Indonesia mengidap penyakit jantung. Prevalensi penyakit jantung Indonesia sebesar 1,5%.

Baca Juga: Anji Ditetapkan Jadi Tersangka, Penyalahgunaan Narkoba Jenis Ganja

Penyakit jantung dapat menyerang semua kelompok usia. Pada 2018, angka tertinggi dialami usia 75 tahun ke atas sebesar 4,7%. Disusul dengan kelompok usia 65 sampai 74 tahun dengan 4,6%. Penyakit ini juga dapat terjadi pada kelompok usia 45 hingga 54 tahun dengan prevalensi 2,4%.

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menolong orang yang terkena serangan jantung.

Baca Juga: Berantas Klitih, Komunitas Jawil Jondil Sinergi dengan Polisi

Pertama, jangan menundukkan badannya tapi membaringkan.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Vito A. Damay mengatakan, dengan membaringkan bada orang yang terkena serangan jantung, aliran darah ke otaknya akan lebih baik.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Alo Dokter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Salah Menyimpan, Kandungan Susu Sapi Bisa Rusak

Rabu, 28 Juli 2021 | 07:45 WIB
X