Belajar dari Kinan 'Layangan Putus', Hadapi Stres dan Hipertensi di Masa Kehamilan

- Kamis, 6 Januari 2022 | 20:30 WIB
Tangkapan layar film cinta Layangan Putus saat Kinan dan Aris bertengkar masalah anaknya yang meninggal (WeTv Indonesia)
Tangkapan layar film cinta Layangan Putus saat Kinan dan Aris bertengkar masalah anaknya yang meninggal (WeTv Indonesia)




SUARAMERDEKA.COM - Mengulas serial 'Layangan Putus' memang tida akan pernah ada habisnya, apalagi yang diangkat dalam cerita ini menyoal perselingkuhan.

Berat tentunya bagi seorang Kinan, dalam cerita ini, harus menghadapi kenyataan, Aris suaminya selingkuh.

Dalam kondisi hamil, tentu saja stres serta faktor psikologis bisa memicu hipertensi yang bisa membahayakan bagi janin yang dikandung Kinan.

Baca Juga: Lola Diara Istri Mantan Suami Mommy ASF, Berikut Fakta Menarik Lainnya

Dilansir dari IG @jamilatus.sadiyah, seorang bidan, Hypnobirthing dan pelatih Yoga prenatal, Hipertensi adalah kondisi saat nilai tekanan sistolik lebih tinggi dari 140 mmHg atau nilai tekanan dsatolik lebih tinggi dari 90mmHg.

Untuk menegakkan diagnosis hipertesnsi perlu dilakukan pengukuran tekanan darah mininal dua kali dengan jarak 1 minggu bila tekanan darah urang dari 160/100 mmHg.

Penyebab hipertensi dalam kehamilan, disebabkan karena pola diet tau nutrisi, perilaku merokok, obesitas, kurangnya aktivitas, stres psikologis.

Baca Juga: Sosoknya Diduga Lidya Danira di Dunia Nyata, Lola Diara Sebut Emoh Nonton Layangan Putus

Hipertemsi dalam kehamilan yang tidak ditangani dengan baik, tidak hanya mempemgaruhi kesehatan ibu hamil ke arah pre-eklampsia, bahkan eklampsia (kejang), tetapi juga janin, salah satunya pertumbuhan janin terhambat, dan terjadinya kelahiran prematur.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X