Jadi Laboratorium Alam, Desa Wisata Kalipancur Kembangkan Circle of Tourism

- Senin, 27 Desember 2021 | 09:42 WIB
Danau Kalipancur. (suaramerdeka.com / dok Desa Wisata Kalipancur)
Danau Kalipancur. (suaramerdeka.com / dok Desa Wisata Kalipancur)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Desa Wisata Kalipancur, Ngaliyan Semarang dewasa ini sedang mengembangkan "circle of tourism" yakni adanya tiga potensi yang saling berkait, yaitu peternakan hewan besar, pertanian dan perikanan konsumsi.

Menurut staf Research and Development Animal Center II, Nur Kartika, S.Pt, Desa Wisata Kalipancur ini bisa disebut sebagai laboratorium alam.

"Karena tiga komponen itu menjadi media penelitian, terutama di kalangan mahasiswa," kata Nur Kartika, Senin 27 Desember 2021.

Baca Juga: Peran Teknologi dalam Peningkatan Tata Kelola Perhutanan Nasional

Untuk peternakan ada di Animal Center II, sedangkan untuk pertanian tersedia berbagai tanaman langka dan perikanan ada di danau artifisial.

Berbagai jenis ikan air tawar seperti bawal, gurami, mujahir atau tawes masih menjadi daya tarik bagi para pemancing hobi untuk menghabiskan waktu senggangnya selama liburan sekolah akhir tahun.

Sepekan sekali danau distok ikan-ikan segar baru untuk menjaga ketersediaan.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X