Konsumsi Rokok Saat Pandemi Cukup Tinggi, Meningkat Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 08:24 WIB
Ilustrasi Rokok (freepik)
Ilustrasi Rokok (freepik)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Konsumsi rokok di tengah pandemi Covid-19 cukup tinggi, terlebih saat kebijakan pemerintah mengurangi aktivitas pendudukan.

Peningkatan konsumsi rokok terungkap dalam virtual talkshow ''Gerakan Muhammadiyah dalam Peningkatan Kesehtan dan Kesejahteraan Generasi Bangsa''.

Sejumlah narasumber menyampaikan pendapat terkait konsumsi rokok dalam diskusi yang berlangsung seru tersebut.

''World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa merokok diasosiasikan dengan meningkatnya keparahan penyakit dan kematian pasien Covid-19."

Baca Juga: Terjang Banjir Rob, Aiptu Haryanto Keliling Kampung Bagikan Masker

"Menurut data yang kami punya, konsumsi rokok di masa pandemi masih sangat besar, terlebih semenjak kebijakan pemerintah membatasi kegiatan masyarakat,'' papar Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, drg Agus Suprapto MKes.

Menurutnya, fakta tentang kesehatan menyebutkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan prevalansi konsumsi rokok yang tinggi di dunia.

Ia menegaskan perokok di Indonesia banyak juga dari kalangan remaja yang masih bersekolah.

Data dari London School of Public Relations (LSPR), jelas Agus, terpaan iklan rokok melalui media online memiliki hubungan yang kuat dengan perilaku merokok.

Baca Juga: Tingkatkan Daya Saing, UMKM Kuliner Kampung Batik Kauman Diberi Materi Branding dan Desain Kemasan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X