Osteoporosis Turunkan Produktivitas Perempuan

- Selasa, 7 Desember 2021 | 21:08 WIB
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi saat diskusi mengenai osteoporosis dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-93 tingkat Kota Semarang, Selasa (7/12). (sm/dok)
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi saat diskusi mengenai osteoporosis dalam rangka peringatan Hari Ibu ke-93 tingkat Kota Semarang, Selasa (7/12). (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Besarnya peran ibu dalam keluarga khususnya di dalam situasi pandemi covid-19 seringkali tidak berjalan optimal karena berbagai faktor kesehatan.

Osteoporosis adalah salah satu hal yang menjadi perhatian karena paling banyak diderita wanita sehingga menurunkan produktivitas.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi mengatakan, dengan situasi sekarang ini tidak semua berani untuk berkumpul dan berolahraga bersama.

Baca Juga: Tekan Peredaran Narkoba Ditengah Pandemi, Kepala BNNP Gandeng Suara Merdeka

''Di satu sisi, ibu harus mengurus keluarga, ada yang bekerja tetapi kesehatan seringkali jadi nomor kesekian termasuk risiko osteoporosis yang banyak diderita wanita,'' kata Krisseptiana yang akrab disapa Tia Hendi ini di sela Seminar Kesehatan rangkaian Hari Ibu ke-93 tingkat Kota Semarang, Selasa (7/12).

Hadir dalam diskusi ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang M Khadhik, dokter Neni Muljanti, Sp.PD FINASIM, dokter Djamal Tahitoe Sp.KFR dan Hartati dari PERWATUSI.

M Khadhik menambahkan, dengan tema Gerak Langkah Sehat Tanpa Osteoporosis untuk menuju Semarang semakin hebat ini diharapkan bisa menjadi momentum dalam peringatan Hari Ibu di bulan Desember khususnya supaya wanita bisa lebih menjaga kesehatan dan kreatif menggali peluang untuk bisa produktif selama masa pandemi.

Perjuangan perempuan di Indonesia dalam menghentikan penyebaran Covid-19 juga tidak kalah berat.

Mulai dari membimbing keluarga saat berada di rumah, menjadi tulang punggung bagi keluarga hingga menjadi garda terdepan penyembuhan Covid-19 sebagai dokter dan perawat. Tak jarang perempuan memiliki peran ganda sekaligus.

Baca Juga: Inspektorat Jateng Libatkan Siswa SMA dan Mahasiswa Cegah Korupsi

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Olah Raga yang Tren Selama Pandemi Covid-19

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:25 WIB

Ini Khasiat Buah Naga untuk Redakan Batuk dan Flu

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:29 WIB
X