Populer Saat Pandemi, Metode Eracs Bantu Pasien Pulih Lebih Cepat Usai Caesar

- Senin, 6 Desember 2021 | 19:29 WIB
Operasi/Ilustrasi Istimewa
Operasi/Ilustrasi Istimewa

 

 


SEMARANG, suaramerdeka.com - Saat ini dunia kedokteran berkembang pesat, salah satunya terkait persalinan. Menggunakan metode Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS), ibu yang baru saja operasi caesar tidak perlu menunggu berhari-hari untuk pulang dari rumah sakit.

Dokter Kandungan RS Columbia Asia Semarang, dr. Olivia Franciska Laksmana, SpOG mengatakan, pasien persalinan sesar dengan metode ERACS bisa pulang lebih cepat.

''Sebenarnya, metode ERACS sudah ada sejak lama. Namun, baru populer di Indonesia saat Pandemi Covid-19. Ini karena pasien tidak ingin berlama-lama di RS, karena takut terpapar Covid-19,'' ujar dr. Olivia.

Baca Juga: Comeback, Kim Jung Hyun Terlibat Proyek Lagu Natal 2021 'Merry Christmas Day'

Menurut dr. Olivia, pada prinsipnya metode ERACS membuat pasien tidak merasakan nyeri lagi setelah operasi caesar. Kemudian pasien juga dapat memiliki mobilitas yang baik, dapat segera merawat dan menyusui bayinya. Karena kondisi ibu dalam keadaan baik, Ibu bisa merawat diri sendiri lebih baik.

Dengan mobilisasi cepat kontraksi uterus akan cepat kembali normal. Lepasnya kateter urine menjadi lebih cepat, yakni pada saat pasien mulai bisa berjalan. Hal ini akan mencegah timbulnya infeksi saluran kencing, karena aff kateter dilakukan lebih awal.

Dari sisi Rumah Sakit pun juga akan diuntungkan. Pasalnya, lama rawat di RS menjadi lebih singkat. Dengan begitu RS bisa menerima pasien lebih banyak karena pasien menjadi lebih cepat pulang ke rumah.

Baca Juga: Golden Disc Awards Ke-36 Digelar Januari 2022, Ini Detail Pelaksanaannya

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Olah Raga yang Tren Selama Pandemi Covid-19

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:25 WIB

Ini Khasiat Buah Naga untuk Redakan Batuk dan Flu

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:29 WIB
X