Komunitas Diajeng Semarang Nonton Bioskop Berkebaya, Film Losmen Bu Broto Jadi Inspirasi

- Kamis, 25 November 2021 | 19:04 WIB
Anggota Komunitas Diajeng Semarang mengenakan kebaya saat nonton bareng film ''Losmen Bu Broto'' di gedung bioskop XXI DP Mall.  (suaramerdeka.com/Aristya Kusuma Verdana)
Anggota Komunitas Diajeng Semarang mengenakan kebaya saat nonton bareng film ''Losmen Bu Broto'' di gedung bioskop XXI DP Mall. (suaramerdeka.com/Aristya Kusuma Verdana)

Saat ini film disutradarai oleh Ifa Isfansyah dan Eddie Cahyono serta diproduseri oleh Andi Boediman.

Dibintangi oleh Mathias Muchus sebagai Pak Broto dan Maudy Koesnaedi sebagai Bu Broto. Selain itu pemeran lainnya adalah Maudy Ayunda, Putri Marino, Baskara Mahendra, Danilla Riyadi, dan Marthino Lio.

"Menonton film tersebut menjawab kerinduan kami. Karena, kebanyakan anggota KDS adalah angkatan 1980/1990-an. Saat itu serialnya sangat diminiati, termasuk kami."

Baca Juga: Tiga Pebulutangkis Indonesia Masuk Nominasi BWF 2020/2021

Para anggota KDS merasa sangat dekat dengan para tokoh di dalamnya. Mereka adalah Pak Broto dan Bu Broto serta ketiga anaknya yakni, Pur, Sri, dan Parjo.

"Seolah berbicara tentang losmen. Tetapi di dalamnya sebenarnya tentang keluarga. Bahwa, keluarga adalah segalanya," ujarnya.

Konfliknya, kata dia, sangat dekat dengan keseharian masyarakat Jawa. Hubungan antara orang tua dan anak adalah rasa menghormati.

"Nilai keluarga yang kami petik salah satunya dari Mbak Pur. Dia didiik oleh adat Jawa yang sangat kuat. Orang tua sangat dihormati, dan anak sangat penurut," tuturnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Guru Nasional: Salut! Ini 5 Kisah Hebat Perjuangan Para Guru di Indonesia

Kemudian, ketika adegan permintaan maaf oleh Mbak Sri kepada orang tuanya. Dia berlutut untuk meminta maaf.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cuaca Ekstrem, Berbagai Penyakit Ancam Hewan Rumahan

Jumat, 12 November 2021 | 07:30 WIB
X