Kerupuk itu Jahat, Begini Penjelasan Pakar Gizi

- Rabu, 24 November 2021 | 21:25 WIB
Sambal Bawang yang disajikan bersama nasi dan kerupuk (Foto: PortalRepublik/YouTube Devina Hermawan)
Sambal Bawang yang disajikan bersama nasi dan kerupuk (Foto: PortalRepublik/YouTube Devina Hermawan)

SUARAMERDEKA.COM - Bagi orang Indonesia, kerupuk kerap disajikan sebagai pelengkap makanan. Dengan cita rasanya yang gurih dan renyah, kerupuk juga enak dihidangkan sebagai camilan. Namun, fakta tak terduga ada di balik nikmatnya kerupuk.

Pakar gizi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr. Diana Sunardi, M,Gizi, Sp.GK mengungkapkan fakta bahwa kerupuk itu jahat.

"Kenapa kerupuk jahat? Karena dia karbohidrat sederhana terbuat dari tepung. Ketika masuk ke tubuh dan kita tidak beraktivitas maka dia akan berubah menjadi lemak," jelas Diana seperti dilansir dari IG @doctor.online.id.

Baca Juga: Reporter Ini Beberkan Kepribadian di Balik Sosok Park Shin Ye dan Choi Tae Joon

Kerupuk dengan bahan dasar tepung, diungkapkan Diana, melalui proses pembuatan yang tidak sehat.

"Seperti yang kita tahu kerupuk pasti menggunakan campuran dari tepung kan. Selain itu, kerupuk juga diproses dengan cara digoreng dalam banyak minyak. Otomatis jumlah kalorinya akan semakin tinggi," ungkapnya.

dr. Diana juga menjelaskan bahwa 1 kerupuk putih yang biasa kita makan, bisa mengandung 100-150 kalori. Ukuran tersebut setara dengan takaran setengah piring nasi.

Baca Juga: Semarang Kota Terbaik Kedua dalam Layanan Investasi

Asupan kalori berlebih dalam tubuh bisa menimbulkan masalah kesehatan yang beragam. Seperti Obesitas, meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, dan kanker.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tujuh Obat Alami Ini Ampuh Atasi Sariawan

Minggu, 5 Desember 2021 | 23:24 WIB

Ini Dia Manfaat Buah Nangka bagi Kesehatan

Sabtu, 4 Desember 2021 | 23:24 WIB
X