Daun Labu Kuning dan Binahong Penurun Kadar Glukosa Darah

- Jumat, 13 Agustus 2021 | 14:27 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

DEWASA ini di kalangan masyarakat penyakit diabetes semakin banyak dan berkembang dengan pesat. Penyakit diabetes disebabkan adanya kadar gula yang berlebih di dalam tubuh manusia.

Banyak sekali obat yang harus mereka konsumsi yang terkadang justru akan memperparah keadaan. Oleh karena itu, untuk mengantisipasi overdosis dari bahan-bahan kimia yang berasal dari obat, dibutuhkan suatu alternatif alami untuk menurunkan gula darah dalam tubuh.

Untuk menurunkan kadar gula darah, mahasiswa Prodi Biologi FMIPA UNY yaitu Masna Khomsatu Roisah, Eny purwanti, Aisah Windasari, dan Irma Widyastuti melakukan penelitian yang berjudul "Penggunaan Ekstrak Daun Labu Kuning dan Daun Binahong untuk Penurunan Kadar Glukosa Darah pada Tikus Putih".

Labu kuning dengan kandungan senyawa cucurbitasinnya memiliki peluang untuk menurunkan kadar gula darah, selain pada labu kuning bahan alami yang kemungkinan dapat menurunkan gula darah adalah daun binahong, yakni adanya senyawa glikon.

"Penelitian ini dilaksanakan secara eksperimen dengan tujuan untuk mengetahui kandungan yang terdapat pada daun binahong dan pada daun labu kuning sebagai penurun kadar gula darah serta mengetahui perbandingan kecepatan penurunan kadar gula darah antara daun binahong dan daun labu kuning," jelas Masna.

Langkah penelitiannya, sambungnya, yaitu membuat ekstrak daun binahong dan ekstrak labu kuning dengan memblendernya.

Percobaan pada tikus dilakukan tiap satu minggu sekali selama 3 bulan. Dan pengamatannya dilakukan setiap satu minggu sekali.

Lalu tim mencatat hasil penurunan kadar glukosa darah yang diperoleh setelah melakukannya pada tikus tiap satu minggu sekali selama 3 bulan. Untuk menganalisis data yang dilakukan dengan uji kenormalan, analisis ragam dan uji T dengan menggunakan bantuan program SPSS.

"Dari penelitian ini diketahui bahwa daun binahong dan daun labu kuning dapat menurunkan kadar glukosa pada tikus putih. Penurunan yang paling baik terletak pada konsentrasi yang rendah yakni 2%," tambahnya.

Halaman:

Editor: Zainal Arifin

Terkini

X