“Fashion World For Unfortunate” Memuliakan Anak-anak Disabilitas

Zainal Arifin
- Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:58 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com – Barang siapa gemar memulikan kehidupan, kehidupannya akan dijaga oleh Tuhan. Demikianlah yang dilakukan Yayasan Maria Monique Lastwish (YMML) yang dikomandoai Natalia S Tjahja saat menggelar hajatan mulia bernama Fashion World For Unfortunate di Jakarta, barubaru ini. Natalia, memuliakan anak-anak penyandang disabilitas, dengan cara memberikan kesempatan kepada mereka untuk bisa merasakan menjadi model di ajang “Fashion World For Unfortunate”.

Sebagai pendiri YMML, menghadirkan dan memualiakan 50 anak penyandang disabilitas untuk berjalan di catwalk menggunakan busana karya sejumlah desainer terkemuka Indonesia. Menurut dia, 60 desainer yang berpartisipasi, membuatkan baju untuk anak-anak yang akan memperagakan busana bak model terkenal pada 20 April 2016 di De Leila Cafe, Jakarta.

Kendati tidak semua desainer saling bertemu calon modelnya, Natalie memaparkan bahwa mereka sangat antusias berkontribusi pada acara ini. Menurutnya, desainer seperti Ivan Gunawan dan Didit Maulana berkontribusi untuk mendesain baju, yang kemudian akan dimiliki anak-anak tersebut.

“Yang terpenting adalah anak-anak bisa tersenyum bahkan mungkin menangis haru, bisa merasakan menjadi model saat itu,” ujarnya seperti dikutip Antara News. Sepengakuan desainer Rama Dauhan (34), ia sangat senang bisa turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

“Saya membuat baju untuk Rahmi, dia menggunakan kursi roda. Ini yang pertama kali dan saya cukup terharu,” ujar Rama. Rama, yang mengaku belum pernah melihat Rahmi, membuat sepasang pakaian atasan dan bawahan berdasarkan foto dan ukuran pakaian milik Rahmi yang dikirimkan kepadanya.

Menurut Rama, kendati kerap bersentuhan dengan model papan atas, para desainer muda memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sementara itu, istri Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sofia Blake yang turut menggagas acara ini bersama Natalie menyampaikan, ia sangat tersentuh dengan antusiasme para desainer.

“Bagaimana mungkin 30 desainer langsung mengiyakan, padahal mereka biasanya membuatkan pakaian untuk para model, itu luar biasa,” ujarnya. Ia berharap, Natalia dan dirinya bisa sama-sama menyaksikan kebahagiaan anak-anak saat berjalan di catwalk nanti.

Natalia S Tjahja menambahkan, FWFU adalah momen yang indah, dimana publik bisa menikmati suarasuara anakanak disable menjelma alunan musik yang tak kalah indahnya. “Teristimewa ketika mereka berjalan di atas cat walk,” ujarnya sembari mengatakan, sebagai penyelenggara pihaknya tidak menjual tiket dan juga tidak menggalang dana.

Langkah mulia Natalia ini, sebagaimana dijelaskan kepada Suara Merdeka, Jum’at (8/4), sematamata dialakukan atas alasan kemanusiaan dan keTuhanan, “Saya lakukan untuk Tuhan, untuk kebahagiaan anakanak yang kurang beruntung,” ujarnya. Dan balasannya, serba misteris, Tuhan juga langsung banyak memberikan kemudahan atas terlaksananya acara yang diagagas itu.

Halaman:

Editor: Zainal Arifin

Terkini

Ini 5 Tanda Wanita Terlalu Baik, Kamu Termasuk?

Kamis, 8 September 2022 | 08:24 WIB

5 Makna Tato pada Tubuh, No.4 Artinya Dalem Banget

Senin, 5 September 2022 | 10:30 WIB
X