Wajib Tahu, Ini 10 Komplikasi yang Bisa Timbul Akibat Penyakit Diabetes

- Minggu, 21 November 2021 | 13:25 WIB
Hari Diabetes Sedunia. (foto: pixabay)
Hari Diabetes Sedunia. (foto: pixabay)

suaramerdeka.com - Diabetes adalah penyakit kronis atau yang berlangsung jangka panjang yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah (glukosa) hingga di atas nilai normal.

Diabetes disebabkan karena adanya gangguan dalam tubuh, sehingga tubuh tidak mampu menggunakan glukosa darah ke dalam sel, sehingga glukosa menumpuk dalam darah.

Diabetes adalah penyakit yang memengaruhi hampir semua organ tubuh, termasuk jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, hingga saraf dan gigi.

Baca Juga: Tetap Bugar, Ini Olahraga yang Benar sesuai Umur

Tidak heran jika penyakit komplikasi akibat Diabetes juga bisa menyerang berbagai organ lain.

Tanpa pengobatan dan penyesuaian gaya hidup, Diabetes dapat meningkatkan risiko komplikasi penyakit serius lainnya.

Berikut sederet bahaya dan komplikasi yang muncul akibat penyakit Diabetes:

Baca Juga: Tidak Disukai karena Pahit, Ini Dia Manfaat Luar Biasa dari Pare

1. Hiperglikemia dan Hipoglikemia

Pada penyakit diabetes, kondisi nilai gula darah yang terlalu tinggi dari batas normal (bisa mencapai 500 mg/dL) disebut hiperglikemia.

Sebaliknya, jika terlalu rendah (kurang dari 60 mg/dL) dinamakan hipoglikemia.

Jika tidak ditangani dengan baik, keduanya bisa mengancan jiwa karena dapat mengarah pada stroke, koma (mati otak) atau dikenal dengan diabetes koma, dan kematian.

Baca Juga: Manis Lezat Kismis Baik Dikonsumsi Ibu Hamil, Ini 5 Manfaatnya 

2. Rambut Rontok

Rambut rontok mungkin tergolong komplikasi Diabetes Melitus yang paling ringan.

Meski tidak terlalu bahaya bagi kesehatan tubuh, rambut rontok tetap tidak boleh disepelekan.

Kerontokan rambut terjadi akibat kerusakan pembuluh darah sehingga aliran darah segar penuh nutrisi ke folikel rambut jadi terhambat.

Baca Juga: Kenali 6 Gejala DBD yang Tak Boleh Diabaikan, Nomor 4 Jangan Diabaikan

Folikel yang kekurangan nutrisi dan oksigen pada akhirnya melemah dan tidak dapat mendukung pertumbuhan rambut sehat.

Kerontokan akibat penyakit gula ini nantinya bisa menyebabkan kebotakan. Tidak hanya pada rambut di kepala, tapi juga di lengan, kaki, alis, dan bagian tubuh lainnya.

3. Masalah Gigi dan Mulut

Kadar gula darah yang tidak terkendali dalam penyakit diabetes dapat memicu infeksi dan berbagai masalah pada mulut, termasuk gangguan pada gigi, gusi, serta lidah.

Baca Juga: 11 Camilan Sehat Ini Pulihkan Tubuh Setelah Olahraga

Air liur mengandung gula alami. Ketika Diabetes tidak terkontrol, tak hanya glukosa dalam darah saja yang meningkat tapi juga glukosa pada air liur.

Air liur yang tinggi gula akan mengundang bakteri untuk tumbuh dan berkembang di dalam mulut.

Nantinya, bakteri yang berkumpul di dalam mulut akan memicu pembentukan plak pada permukaan gigi.

Baca Juga: Mengenal Niacinamide dan Manfaatnya Bagi Kulit, Salah Satunya Cegah Penuaan

Plak yang semakin menebal dapat membuat gusi dan daerah di sekitar mulut menjadi meradang dan terinfeksi.

Beberapa masalah gigi dan mulut yang sering dialami oleh para penderita diabetes meliputi bau mulut, radang gusi (gingivitis), penyakit gusi (periodontitis), mulut kering, hingga candidiasis (infeksi jamur di mulut).

4. Disfungsi Ereksi Pada Pria dan Infeksi Jamur Vagina Pada Wanita

Efek diabetes pada pria berupa disfungsi ereksi menyebabkan ketidakmampuan mencapai atau mempertahankan ereksi.

Baca Juga: Batang Pohon Pisang di Amerika Justru Dikonsumsi, Simak Faktanya

Ini terjadi karena rusaknya pembuluh darah dan saraf.

Padahal, organ penis dipenuhi oleh pembuluh darah dan saraf.

Diabetes bisa membahayakan fungsi saraf tertentu pada tubuh, yakni autonomic nervous system (ANS).

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X