Membangkitkan Kembali Wisata Religi Pasca Pandemi

- Rabu, 9 Juni 2021 | 15:44 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pandemi covid-19 memang belum berakhir, namun berbagai aktivitas masyarakat sudah mulai berjalan, tentu dengan penerapan protokol kesehatan. Salah satunya di sektor pariwisata.

Aktivitas wisata pun juga mulai menggeliat kembali, sejalan dengan harapan untuk membangkitkan kembali perekonomian. Termasuk wisata religi">wisata religi. Dengan julukan Kota Santri, Kabupaten Jombang di Jawa Timur, menjadi salah satu daerah di Indonesia yang memiliki banyak wisata religi">wisata religi.

Setiap tahunnya, tidak sedikit wisatawan dan peziarah yang bertandang ke Jombang untuk berwisata religi. Tak hanya makam-makam tokoh bangsa dan agama, di kota itu tentu banyak pondok pesantren yang memiliki nilai sejarah.

Baca Juga: Ruang Publik dan Jalan Protokol di Pemalang Giliran Disemprot Disinfektan

Tentu, menggeliatkan kembali wisata dan perekonomian masyarakat lewat UMKM, bukan semata tugas pemerintah. Pihak swasta pun juga memiliki tanggungjawab serupa. Dan hal itu yang dilakukan oleh Pacific Paint melalui kegiatan Religi Warna Warni.

Lewat kegiatan ini, pihaknya melakukan program revitalisasi pondok-pondok pesantren, makam pahlawan dan tokoh nasional, hingga pengembangan UMKM.

Corporate Head of Marketing Pacific Paint, Ricky Soesanto mengatakan, sebagai Kota Santri, Jombang menjadi salah satu kiblat edukasi yang menghasilakn banyak generasi Islami, serta tokoh-Kiai dari berbagai pondok pesantren. Selain itu, Jombang juga memiliki keindahan alam dan potensi sektor wisata yang sangat menarik.

Baca Juga: Tidak Shalat Masuk Golongan Kafir, Ini Dasar Hukumnya

"Melihat potensi ini, untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan wisata religi">wisata religi untuk bisa menjadi daya tarik untuk dikunjungi, kami mewujudkan komitmen dengan menggelar kegiatan Religi Warna Warni dan program revitalisasi," ujarnya.

Diharapkan, apa yang dilakukan dapat menjadi trigger untuk membangun perekonomian masyarakat pasca pandemi. Dengan demikian semakin terwujud kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Tujuan utama kami untuk dukung wisata religi">wisata religi yang ujung-ujungnya adalah pertumbuhan perekonomian. Dan berharap inisiatif ini ditindaklanjuti oleh pemerintah setempat," tutur Ricky.

Melalui revitalisasi sejumlah pondok pesantren, diharapkan dapat menjadikan suasana belajar mengajar para santri semakin nyaman.

"Tentu dengan revitalisasi dan adanya mural-mural para tokoh-tokoh, menjadikan para santri lebih dekat dengan ide dan gagasannya," kata KH. Abd. Hasib Wahab Hasbullah, Ketua Majelis Dewan Pengasuh Yayasan Bahrul Ulum.

Baca Juga: Delik Penghinaan DPR RKUHP, Tsamara Amany PSI: Balas dengan Kerja, Bukan dengan Ancaman Penjara

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang telah dilakukan di Tasikmalaya, Jawa Barat tahun 2018. Sejatinya, pelaksanaan kegiatan di Jombang akan dilaksanakan pada tahun 2020, namun terhalang pandemi.

Untuk selanjutnya, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan di beberapa daerah. "Setelah ini kami akan bergeser ke Madura lalu ke Pasuruan, Jawa Timur," ungkap KH. Irfan Zidny Wahab, Pembina dan Pengajar Ponsok Pesantren Jagat Arsy, sekaligus Pelaksana Program Revitalisasi Religi Warna Warni 2

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini 5 Destinasi Wisata di Temanggung yang Bikin Kangen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:50 WIB

Karimunjawa Berbenah, Siap Dibuka Secara Bertahap

Minggu, 19 September 2021 | 16:20 WIB

Berwisata ke Jepara, Jangan Lupa Mampir ke Pantainya

Senin, 13 September 2021 | 12:50 WIB

River Tubing Dibidik Jadi Wisata Andalan Tawangsari

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 21:18 WIB

Persewaan Baju China Laris Manis

Jumat, 13 Agustus 2021 | 20:44 WIB

11 Th Dafam Hotel Management Berkarya

Rabu, 7 Juli 2021 | 22:41 WIB

Proses 30 Jam, Orangutan Lahir di GL Zoo

Selasa, 22 Juni 2021 | 06:26 WIB
X