Terobsesi Makanan Sehat Picu Malnutrisi, Ahli Gizi: Tetap Utamakan Gizi Seimbang

Ant
- Rabu, 9 Juni 2021 | 14:12 WIB
MENU SEHAT: Pelopor menu sehat dan pemilik katering Z-Fit, Donny Gunawan, menawarkan konsep makanan bergizi dengan nutrisi tinggi, rendah lemak dan berkalori, bagi konsumennya. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)
MENU SEHAT: Pelopor menu sehat dan pemilik katering Z-Fit, Donny Gunawan, menawarkan konsep makanan bergizi dengan nutrisi tinggi, rendah lemak dan berkalori, bagi konsumennya. (suaramerdeka.com / M Arif Prayoga)

 

JAKARTA, suaramerdeka.com - Makanan sehat yang Anda konsumsi, bisa jadi berdampak buruk bagi tubuh Anda. Salah satunya berisiko membuat Anda kekurangan gizi atau malnutrisi.

Hal ini diungkapkan Dokter spesialis gizi klinik konsultan nutrisi pada kelainan metabolisme gizi dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia (PDGKI), Ida Gunawan. Diungkapkan, terobsesi pada makanan sehat tergolong gangguan makan atau disebut orthorexia nervosa.

"Dalam prakteknya, kalau dia tidak menemukan makanan sehat menurut dia, maka bisa menjadi stres, gelisah, merasa bersalah, cemas dan sebagainya. Akhirnya membuat dia memilih tidak makan daripada harus makanan makanan yang menurut dia tidak sehat," kata Ida, seperti dikutip dari Antara, Rabu (9/6).

Baca Juga: Timnas Basket Siap Tempur di Kualifikasi FIBA Asia Cup 2021

Dokter yang berpraktik di RS Pondok Indah-Puri Indah itu mengungkapkan, ada perbedaan konsep makanan sehat pada mereka dengan orthorexia dan orang yang menerapkan pola makan sehat. Orang yang menerapkan pola makan sehat umumnya berpegang pada gizi seimbang.

Dalam piring makanan, seperti yang dianjurkan Kementerian Kesehatan, yakni setengah bagian diisi sayur dan buah, seperempat piring dengan karbohidrat (pilih yang kompleks seperti nasi, sereal, kentang, roti gandum), kemudian isi seperempat lagi diisi dengan protein baik hewani maupun nabati.

Sementara untuk asupan harian garam, gula dan minyak disesuaikan dengan rekomendasi Kementerian Kesehatan yakni gula 4 sendok makan peres, garam 1 sendok teh, dan minyak 5 sendok makan.

Baca Juga: Kementrian PUPR Berencana Bangun 10 Tower Rusun untuk Pekerja di KIT Batang

"Orang yang mengikuti pola makan sehat pastinya berpegang pada gizi seimbang. Dalam gizi seimbang tidak melulu isinya hanya sayur dan buah, tidak makan karbohidrat, lemak dan gula," tutur Ida.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Manfaat Konsumsi Buah Nanas

Sabtu, 25 September 2021 | 09:54 WIB

Dokter Tirta: Minum Kopi Beri Impact Positif bagi Tubuh

Kamis, 23 September 2021 | 23:47 WIB

Tips Menjaga Kesehatan Mata dari Paparan Sinar Gadget

Kamis, 23 September 2021 | 23:09 WIB

Ini Dia Manfaat Kunyit bagi Kesehatan

Kamis, 23 September 2021 | 22:53 WIB

PAP Smear, Metode Membantu Deteksi Kanker Serviks

Rabu, 22 September 2021 | 07:12 WIB

Anak-anak Juga Bisa Terserang Kanker, Kenali Jenisnya

Selasa, 21 September 2021 | 22:57 WIB

Lima Cara Mudah Tingkatkan Stamina Otak

Selasa, 21 September 2021 | 07:15 WIB

Karies Jadi Momok, Dokter Gigi Didorong Berinovasi

Selasa, 21 September 2021 | 06:55 WIB
X