Praktisi Ajak Konsumen Terbiasa Beri Pakan Olahan ke Hewan Peliharaan

Red
- Jumat, 4 Juni 2021 | 13:55 WIB
Kucing. (ilustrasi - istimewa)
Kucing. (ilustrasi - istimewa)

SEMARANG suaramerdeka.com - Pemberian pakan hewan peliharaan secara berselang-seling (variatif) antara pakan olahan dengan pakan bikinan sendiri menjadi langkah yang bijak dan variatif.

Para praktisi hewan mengajak konsumen untuk mulai terbiasa memberi pakan olahan yang tersedia di petshop.

Beberapa pemilik hewan memang ada yang tidak memberikan pakan berupa makanan olahan seperti yang dijual di petshop.

Baca Juga: Perokok Aktif Indonesia Peringkat 3 Dunia, Target Kemenkes: 5 Juta Sudah Berhenti

Mereka terbiasa memberikan nasi campur ikan untuk kucing, atau nasi campur daging ayam atau hati untuk anjing. Kadang juga memberi tambahan sayur.

Menurut drh Heru Wahyono, Penanggungjawab Animal Center Drh Nugroho Semarang, anjing dan kucing membutuhkan asupan gizi yang berbeda.

Produk makanan anjing dan makanan kucing memang sudah sengaja diformulasikan masing-masing untuk memenuhi kebutuhan anjing dan kucing.

Baca Juga: Panduan Pembelajaran di Masa Pandemi Diluncurkan, Kemenag: Sudah Ditunggu-tunggu

"Kucing bisa mengonsumsi makanan anjing atau sebaliknya, jika kadarnya sedikit, tidaklah berbahaya. Namun dapat menyebabkan gangguan kesehatan jika makan dalam jumlah banyak. Bisa jiga dicampur jenis sayuran yang bisa dan disukai hewan peliharaan misalnya wortel, brokoli, kentang dan beberapa yang lain," kata Heru Wahyono, Kamis (3/6).

Stigma bahwa pakan olahan untuk hewan peliharaan itu mahal, pola pikir ini perlu diubah. "Karena makan olahan sekarang banyak yang harganya murah dengan berbagai merek," tutup dia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Budaya Hidup Sehat, Ini Tips Cegah Gigi Berlubang

Minggu, 28 November 2021 | 18:39 WIB

Ini Manfaat Lumut Laut untuk Kesehatan dan Kecantikan

Kamis, 25 November 2021 | 23:16 WIB

6 Minuman Ini Bersihkan Ginjalmu

Kamis, 25 November 2021 | 20:55 WIB
X