WHO Sebut 50 Persen Kejadian Patah Tulang Disebabkan Osteoporosis

- Selasa, 1 Juni 2021 | 09:55 WIB
WHO patah tulang osteoporosis (Nugroho Wahyu Utomo)
WHO patah tulang osteoporosis (Nugroho Wahyu Utomo)

BERDASARKAN data dari World Health Organization (WHO) menyebutkan, bahwa 50 persen kejadian patah tulang disebabkan osteoporosis.

Akibat dari patah tulang adalah rasa nyeri, disabilitas, deformitas, sampai risiko kematian akibat komplikasi medis.

Maka itu diperlukan adanya investasi kesehatan tulang.

Ketua Umum Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dokter Bagus Putu Putra Suryana SpPD-KR mengatakan, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah osteoporosisi antara lain, mengonsumsi kalsium yang cukup dengan takaran 1.000 miligram setiap hari untuk wanita berusia di bawah 50 tahun dan pria berusia di bawah 70 tahun

Selain itu mengonsumsi kalsium 1.200 miligram setiap hari untuk wanita berusia di atas 50 tahun dan pria berusia di atas 70 tahun.

Selain mengonsumsi kalsium, juga mendapatkan vitamin D yang cukup untuk membantu penyerapan dan pemasukan kalsium ke dalam tulang.

Upaya pencegahan lainnya adalah melakukan olahraga menahan beban secara teratur (bisa dimulai dengan berjalan 15-20 menit setiap harinya).

Termasuk mengurangi kafein dan alkohol, berhenti merokok.

Serta mencukupi kebutuhan nutrisi lainnya seperti kalium, protein, dan mineral agar penyerapan kalsium dan pembentukan tulang baru berlangsung optimal dalam tubuh

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Terkini

Reguk Kesegaran Buah Semangka, Tiga Manfaat bagi Tubuh

Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:54 WIB

Alasan Mengapa Sikat Gigi Sebelum Tidur Itu Penting

Senin, 25 Oktober 2021 | 07:01 WIB
X