IPL Bendungan Bener Diduga Cacat Hukum

Maya
- Senin, 26 April 2021 | 18:19 WIB
Foto dokumentasi
Foto dokumentasi

SLEMAN, suaramerdeka.com - Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Yogyakarta menengarai penerbitan Izin Penetapan Lokasi (IPL) proyek Bendungan Bener Purworejo oleh Gubernur Jawa Tengah, cacat hukum. Disinyalir ada manipulasi hukum dalam prosesnya lantaran menyatukan dua proyek yang semestinya tidak dapat dilakukan.

"Di dalam IPL terdapat proyek Bendungan Bener yang terkategori pembangunan kepentingan umum, sekaligus memasukkan rencana pertambangan batuan quarry di Desa Wadas. Padahal jika mengacu UU Pengadaan Tanah, pertambangan bukan termasuk kategori proyek untuk kepentingan umum tapi di IPL ini dijadikan satu," terang Direktur LBH Yogyakarta Yogi Dzul Fadhli, Senin (26/4).

Baca Juga: Ganjar Perlu Beri Penjelasan Pembangunan Bendungan Bener

Semestinya, kata dia, izin pertambangan menggunakan rezim hukum tambang yang diawali dengan amdal, izin lingkungan, dan izin usaha. Namun dalam pemrosesan IPL Bendungan Bener, langkah itu diduga tidak dilakukan. Hal tersebut pula yang menjadi pertimbangan LBH selaku pendamping warga Wadas untuk mengajukan keberatan ke ORI terkait dugaan maladministrasi penerbitan IPL.

Baca Juga: Ganti Rugi Proyek Bendungan Bener Masih Tahap Perhitungan

Menurut Koordinator Divisi Advokasi LBH Yogyakarta Julian, tidak masuk akal memasukkan pertambangan sebagai kepentingan umum.

"Hal semacam ini akan menjadi preseden buruk bagi sistem hukum ke depan," tegasnya.

Penerbitan IPL Bendungan Bener menuai respon dari sejumlah aktivis di Yogyakarta yang mengatasnamakan Aliansi Solidaritas Peduli Wadas. Pada Senin (26/4), aliansi ini menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSO) Jalan Raya Solo-Yogyakarta, Ngentak, Caturtunggal, Sleman.

Humas aksi, Ahmad Dimas meminta pemerintah menghentikan kegiatan pematokan tanah yang di Desa Wadas. "Sejak sosialisasi tahun 2018, mayoritas warga sudah menyatakan menolak tapi pemerintah tetap mengeluarkan IPL," katanya.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

5 Negara Terbaik di Asia yang Harus Anda Kunjungi

Selasa, 11 Januari 2022 | 06:00 WIB
X