Masjid Baiturrahman dan MAJT Terima Sertifikat Tanah Wakaf

Rosikhan
- Rabu, 14 April 2021 | 21:43 WIB
Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

SEMARANG, suaramerdeka.com – Status tanah Masjid Raya Baiturrahman Jalan Pandanaran 126, Simpanglima Semarang sudah jelas dan terang benderang.

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang Ir Sigit Rahmawan Adi ST MM menyerahkan sertifikat tanah wakaf kepada Ketua Umum Yayasan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam (YPKPI) Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji MSi, di halaman masjid kemarin.

Dalam sertifikat wakaf tersebut tertera luas tanah yang sangat strategis di Simpanglima itu seluas 11.735 m2.

"Alhamdulillah, terima kasih di Bulan Suci Ramadan yang mulia ini kami mendapat kado istimewa dari Badan Pertanahan Nasional berupa sertifikat wakaf yang sudah lama kami nanti-nantikan," kata Kiai Ahmad Darodji sambal terbata-bata karena rasa haru.

Di tempat yang sama, Kepala BPN juga menyerahkan sertifikat tanah wakaf seluas 93.735m2 yang dipakai Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Jalan Gajahraya Semarang. Sertifikat tersebut diterima Sekretaris Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Jateng Drs H Moh Ahyani MSi.

Ahyani yang juga Kepala Bidang Penamas Zawa Kanwil Kemenag Jateng itu mengakui, sebelum terbit sertifikat tanah wakaf untuk masjid Raya Baiturrahman muncul banyak spekulasi dan kabar bohong alias hoaks.

"Ada yang bilang sertifikatnya hilang, Masjid Raya Baiturrahman sudah tidak layak berada di kawasan ekonomi bisnis Simpanglima, jantung hati Kota Semarang. Dengan sertifikat wakaf, berarti kepemilikan tanah masjid ini sangat kuat tidak bisa dijualbelikan dan dialihtangankan," tegasnya.
 
Mempercepat Tanah Wakaf

Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang Ir Sigit Rahmawan Adi ST MM mengatakan, pihaknya terus berusaha mempercepat proses pemberian sertifikat tanah yang diperuntukkan untuk wakaf tempat ibadah dan pendidikan.

Percepatan itu, kata Sigit, sesuai dengan program dari Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Jawa Tengah yang juga sejalan dengan target Pemerintah RI lewat Kementrian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Yakni pada 2025, seluruh tanah di Indonesia sudah didaftarkan untuk diterbitkan sertifikatnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Terkini

Ini 5 Olahan Memasak Ikan yang Bisa Kamu Coba

Jumat, 26 November 2021 | 11:23 WIB

Mengenal Truffle, Jamur Termahal di Dunia

Rabu, 24 November 2021 | 23:43 WIB

Yuk, Bikin Kimbab Ala Drama Korea Murah Meriah

Rabu, 24 November 2021 | 22:59 WIB

Ini Fakta Edible Gold, Emas Murni yang Bisa Dimakan

Rabu, 24 November 2021 | 19:38 WIB

Ini Tips Memasak Telur yang Benar

Senin, 22 November 2021 | 07:43 WIB

Sushi Jenis Ini Populer di Indonesia, Kamu Wajib Tahu!

Kamis, 11 November 2021 | 21:04 WIB

Apa Sih Daging Wagyu Itu? Berikut Penjelasannya

Kamis, 11 November 2021 | 07:07 WIB

Begini Cara Membuat Menu Pancake Hanya dengan Teflon

Senin, 8 November 2021 | 08:41 WIB
X