Mengenal Mastrip Semarang dan Jejak Sejarah Para Pejuang Kemerdekaan

- Senin, 1 November 2021 | 13:02 WIB
Pengurus paguyuban daerah Mastrip Semarang berdialog dengan pengurus pusat sesuai pengukuhan di Hotel Pandanaran Semarang. (suaramerdeka.com / dok)
Pengurus paguyuban daerah Mastrip Semarang berdialog dengan pengurus pusat sesuai pengukuhan di Hotel Pandanaran Semarang. (suaramerdeka.com / dok)

Baca Juga: Raden Aria Wangsakara, Pangeran Sumedang Pendiri Tangerang yang Diceritakan dalam Babad Diponegoro

Ke depan, pihaknya akan menginvetarisir dan mendata lagi masyarakat belum tergabung dengan Mastrip Semarang.

"Setiap hari raya kami memberikan bantuan kepada para janda dari para pejuang tersebut," katanya.

Saat ini anggota Mastrip Semarang berjumlah sekitar 30 an orang. Untuk pengurusnya sendiri ada 15 orang.

Rata-rata latar belakang bermcama-macam, seperti pegawai negeri, pensiunan BUMN, swasta dan lainnya.

Baca Juga: Pemerintah Perbarui Aturan Perjalanan Darat, PCR Berlaku 3x24 Jam

"Kami berharap seusai dikukuhkan semakin guyub, saling merawat dan menguatkan tali persaudaraan," imbuhnya.

Ketua Korwil Barat Bagus Soebiyantoro menambahkan, saat masa-masa perjuangan kemerdekaan di Jawa, dibentuk sebuah satuan bernama Tentara Pelajar.

Pada saat mobilisasi dibentuk beberapa detasemen. Misalnya, detasemen 1 di bawah naungan brigade 17, detasemen 2 di Jawa Tengah brigade 17, detasemen 3 di Yogyakarta brigade 17, detasemen 4 Siliwangi, Jawa Barat juga demikian.

"Ada juga detasemen 5 yang merupakan Tentara Geni Pelajar (PGP) dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Umumnya mereka dari sekolah teknik (ST, STM). Ada juga yang tidak mau masuk ke PGP," terangnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X