Sterilisasi Hewan Tetap Perlu untuk Hambat Populasi, Butuh Kesadaran Pemilik

- Senin, 1 November 2021 | 09:36 WIB
Kucing hamil. (suaramerdeka.com / dok)
Kucing hamil. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam rangka menghambat populasi, seharusnya pemilik hewan peliharaan memiliki kesadaran tinggi untuk mensterilkan hewan peliharaannya untuk tidak beranak-pinak.

Bisa saja, mereka akan kewalahan ketika hewan peliharaan seperti misalnya kucing atau anjing bertambah banyak.

Jika hewan peliharaan mereka beranak banyak, biaya makan, perawatan dan pengobatan saat sakit semakin tinggi.

Menurut drh Heru Wahyono, penanggungjawab Animal Center Drh Nugroho Semarang, di masa sekarang semua klinik hewan telah menyediakan layanan sterilisasi kucing dan fasilitas yang cukup memadai.

Baca Juga: Lagi, 5 Tempat Usaha Terpaksa Ditutup Usai Nekat Buka Melewati Tengah Malam

"Tetapi kesadaran pemilik untuk mau melakukan sterilisasi kucingnya dinilai masih rendah," kata Heru Wahyono, Senin 1 November 2021.

Sterilisasi kucing yakni tindakan operasi mengangkat organ reproduksi untuk mencegah terjadinya kebuntingan yang tidak diinginan.

Tindakan ini untuk menghambat populasi dan mencegah timbulnya penyakit lain.

Baca Juga: Pasar Modal Indonesia Ciptakan Inklusi Keuangan melalui Sentra Vaksinasi

Memang tidak ada kewajiban untuk sterilisasi, misalnya untuk dikembangbiakkan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cuaca Ekstrem, Berbagai Penyakit Ancam Hewan Rumahan

Jumat, 12 November 2021 | 07:30 WIB
X