Komunitas Diajeng Semarang dan Suara Merdeka Gagas Gowes Berkebaya

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Komunitas Diajeng Semarang saat mengunjungi Kantor Suara Merdeka.(suaramerdeka.com / Agus Toto Widyatmoko)
Komunitas Diajeng Semarang saat mengunjungi Kantor Suara Merdeka.(suaramerdeka.com / Agus Toto Widyatmoko)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Komunitas Diajeng Semarang (KDS) dan Suara Merdeka menggagas gowes berkebaya.

Acara akan dilangsungkan sebagai rangkaian ulang tahun ke-5 Komunitas Diajeng Semarang 15 November 2021.

Gowes itu cukup unik karena peserta didominasi perempuan dan akan mengenakan pakaian kebaya. Apakah tidak rumit?

Founder Komunitas Diajeng Semarang Maya Diana Dewi mengatakan pegowes kebaya akan mendesain pakaian tetap nyaman untuk bersepeda.

Baca Juga: Dikunjungi Sahabat Suara Merdeka, Komunitas Diajeng Merasa Spesial

“Pakaian akan didesaian sesuai dgn kostum olahraga sepeda, tetap nyaman dan aman untuk gowes,” ungkap Maya.

Gagasan gowes berkebaya itu muncul saat menerima kunjungan Sahabat Suara Merdeka, Jumat 22 Oktober 2021.

Rute gowes akan mengambil jarak pendek, misalnya dari Tugu Muda sebagai titik start, dan berakhir di Puri Maerokoco.

“Kami juga akan menggandeng komunitas sepeda untuk bisa mendukung acara ini,” katanya.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Blora Dipacu, Optimistis Capai 50 Persen di Bulan November

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cuaca Ekstrem, Berbagai Penyakit Ancam Hewan Rumahan

Jumat, 12 November 2021 | 07:30 WIB
X