Tikus dan Hewan Predator Jadi Ancaman Unggas, Begini Penjelasan Praktisi

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Peternakan ayam. (suaramerdeka.com / dok)
Peternakan ayam. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tikus besar dan predator lain masih jadi ancaman ayam dan unggas lain di rumah.

Para pemelihara ayam atau unggas lain sering mengeluhkan, banyak peliharaannya mati dengan banyak luka usai diserang tikus besar atau hewan predator lain seperti ular.

Menurut drh Mukhlas Yasi Alamsyah, pakar dan praktisi hewan, jika dimangsa tikus, paling sering adalah wirok (Bandicota Bengalensis).

"Tapi bisa saja karena dimangsa predator seperti ular. Tapi saja ayam tapi juga hewan domistikasi seperti kucing atau anjing. Jika ayam mati dengan luka, paling umum disebabkan oleh serangan tikus wirok," kata penyelia PT Eka Farma Semarang ini, Jumat 22 Oktober 2021.

Baca Juga: Dunia Apresiasi Kepemimpinan Joko Widodo Atasi Covid-19, PDIP Nilai Positif dan Membanggakan

Tikus wirok ini memiliki perilaku aneh, karena jika diumpan racun pun bisa tidak dimakan, dijerat juga susah.

"Satu-satunya cara ditemak menggunakan senapan angin. Selain badannya yang besar, tikus ini bisa menjadi perantara penyakit menular pada manusia (leptospirosis) atau penyakit pes yang lewat kutu di tubuh tikus," kata Mukhlas YA.

Dokter hewan lulusan Universitas Airlangga Surabaya ini memberi saran sederhana, untuk menghindari tikus wirok, yakni melapisi kandang dengan kawat ram.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cuaca Ekstrem, Berbagai Penyakit Ancam Hewan Rumahan

Jumat, 12 November 2021 | 07:30 WIB
X