Kera Ekor Panjang Sangat Dihormati di Bali, Ini Penjelasan Ahli

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Seekor kera menerima makanan dari warga. (suaramerdeka.com / dok)
Seekor kera menerima makanan dari warga. (suaramerdeka.com / dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Kera ekor panjang (long tailed macaque) dikenal sangat dekat dengan manusia.

Bahkan seperti diakui seorang pakar hewan dan pengajar Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gajah Mada Yogyakarta, Prof Dr drh Wayan Tunas Artama, bahwa di Bali, kera jenis ini sangat dihormati dan keberadaannya menjadi strategis untuk kepentingan turisme.

"Indonesia adalah negara kedua terbanyak habitat kera jenis ini, tercatat ada 35 spesies. Habitat ada di mana-mana. Mereka ini seperti manusia yang bisa dididik," kata kata koordinator One Health Colaborating Center itu.

Maka di Bali ada aturan wisatawan tidak boleh sesukanya memberi makan pada kera," tambahnya, saat berkunjung di Dreamlight World Media, Ungaran, Kamis 14 Oktober 2021.

Baca Juga: Hari Jadi Kabupaten Tangerang dalam Goresan Babad Diponegoro

Di Pura Uluwatu, Bali, kera ekor panjang sudah jamak terlihat sering mengambil barang dari manusia, seperti tas, topi, kacamata hitam, tablet dan telepon.

Mereka menahannya untuk ditebus dengan imbalan persembahan makanan, sehingga seperti memiliki naluri seperti manusia.

Ditemukan bahwa kera ekor panjang liar dewasa cukup cerdas untuk memahami barang mana yang memiliki nilai tertinggi bagi pengunjung, seperti barang elektronik.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Aman dan Nyaman Lakukan Perjalanan di Jogja

Kamis, 21 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Ini 5 Destinasi Wisata di Temanggung yang Bikin Kangen

Sabtu, 25 September 2021 | 15:50 WIB
X