Menjaga Kesehatan Kulit di Masa Pandemi, Ini Tipsnya

- Rabu, 29 September 2021 | 12:30 WIB
Ilustrasi perawatan kulit wajah. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi perawatan kulit wajah. (suaramerdeka.com / dok)

Suaramerdeka.com - Selain menjaga protokol kesehatan di masa pandemi, hal yang wajib kita lakukan juga adalah merawat kulit tangan dan wajah.

Perlu diketahui sejak pandemi, pasien yang melakukan konsultasi masalah kulit terus meningkat.

Hal ini disebabkan penggunaan masker dan cairan pembersih seperti hand sanitizer sering digunakan sehingga bisa memengaruhi kesehatan kulit tangan, seperti kulit kering, kusam, dan alergi.

Baca Juga: Migrasi ke TV Digital, Pemerintah Terus Promosi Kualitas Siaran

Berikut beberapa tips menjaga kulit di masa pandemi :

1. Berjemur

Berjemur baik untuk stress release, meningkatkan mood dan juga mendapatkan vitamin D. Vitamin D merupakan salah satu vitamin yang penting di masa pandemi.

Berjemur bagus dilakukan sekitar jam 09.00 pagi, cukup 5-15 menit, 2-3 x/minggu.

Cukup jemur lengan dan kaki, serta tetap lindungi wajah dan leher dengan tabir surya.

Tidak disarankan berjemur saat tengah hari seperti pukul 10.00 hingga 14.00, dimana kalau tidak dilakukan dengan betul akan berisiko kulit terbakar dan imunitas malah menurun.

2. Pilih tabir surya yang tepat

Tabir surya yang tepat SPF minimal 30, broad spectrum atau minimal PA++, water resistant bila perlu.

Jumlah tabir surya juga harus cukup 2 FTU untuk wajah dan leher.

3. Menjaga kesehatan mental

Mencegah stress merupakan hal penting, karena stress terbukti dapat menyebabkan kekambuhan berbagai masalah kulit (psoriasis, eksim, dll) dan rambut (rambut rontok dan pitak).

Salah satu cara mencegah stress dengan cukup tidur, jaga pola makan, tetap bersosialisasi karena manusia merupakan makhluk sosial, tentunya bersosialisasi secara virtual, sehingga jiwa sehat dan kulit pun ikut sehat.

4. Pilih masker yang tepat

Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam memilih masker yaitu ukuran, bahan, dan pemakaian.

Untuk ukuran pastikan ukurannya pas, jangan terlalu longgar dan ketat agar tidak menciptakan gesekan di permukaan kulit.

Untuk bahan pastikan memilih bahan yang halus, lembut, dan tidak mengumpulkan panas.

Bila kulit berjerawat/oily sebaiknya menggunakan bagian dalamnya katun.

Untuk semua jenis kulit sebaiknya hindari bahan yang sintetik karena lebih bisa mengiritasi kulit dan memicu timbulnya breakout.

Pilih juga warna yang terang karena bisa memantulkan sinar matahari, jadi tidak menyerap panas.

Untuk pemakaian jika kulit normal tanpa masalah, satu masker dapat digunakan selama 4 jam, kemudian ganti dengan yang baru.

Namun jika kulit yang bermasalah harus diganti lebih cepat dan saat mengganti pastikan berikam istirahat pada kulit selama 15 menit.

5. Pilih skincare yang tepat

Pilih sabun yang lembut, gunakan light moisturizer dibawah area masker. Untuk kulit normal/dry pilih jenis krim, cari yang ada kandungan ceramid, Hyaluronic acid, dll.

Untuk kulit Oily pilih jenis lotion/gel, dengan bahan anti acne seperti niacinamide, salicylic acid, dll.

Turunkan konsentrasi bahan aktif krim malam (retinol, AHA/BHA), sederhanakan regimen dan hindari ber-makeup bila memakai masker.

Setelah cuci tangan selalu gunakan pelembab, yang bisa diberikan 2x bila cuci tangan dengan hand sanitizer.

Rawat tangan dengan sabun lembut tanpa parfum, jangan memakai assesoris tangan dulu, memakai sarung tangan saat cuci piring/baju, dan rajin gunakan moisturizer.

dr Budi Rahmawati, Anggota IDI Surakarta.***

Halaman:
1
2
3
4

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Olah Raga yang Tren Selama Pandemi Covid-19

Jumat, 31 Desember 2021 | 11:25 WIB

Ini Khasiat Buah Naga untuk Redakan Batuk dan Flu

Selasa, 28 Desember 2021 | 21:29 WIB
X